Ekonomi Babel Melemah, SPBU Ini Setahun Setengah Belum Menuai Hasil

Perkembangan omset penjualan BBM di SPBU 24.331.102, Jalan Ahmad Yani, Pangkalpinang, belum menuai hasil.

Ekonomi Babel Melemah, SPBU Ini Setahun Setengah Belum Menuai Hasil
Bangka Pos / Yudistira Gatra Praja
SPBU 24.331.102, jalan Ahmad Yani, Pangkalpinang, Kamis (31/3/2016), 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Yudistira Gatra Praja

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Perkembangan omset penjualan BBM di SPBU 24.331.102, Jalan Ahmad Yani, Pangkalpinang, belum menuai hasil.

Semenjak perekonomian di Bangka Belitung (Babel) menurun, sekitar satu setengah tahun lalu pihak SPBU sampai saat ini merasakan belum pencapaian omset seperti sebelumnya.

"Kalau daya beli masyarakat, kalau saya lihat dari tahun kemarin sedikit mulai penurunan lah ya, sekitar 15 sampai 20 persen. Sama halnya juga dengan omset kami berkurang, tapi memang tidak ada merasakan kerugian," kata Cecep, Manager SPBU 24.331.102, jalan Ahmad Yani, Pangkalpinang, kepada bangkapos.com, Kamis (31/3/2016).

Menurutnya, penurunan omset tersebut tidak hanya dirasakan oleh pihaknya saja. Namun dampak prekonomian merata dirasakan SPBU-SPBU lainnya yang ada di wilayah Pangkalpinang.

Ia menjelaskan, pengaruh ekonomi ini berimbas bisa dilihat dari penjualan BBM yang biasa digunakan masyarakat seperti jenis solar dan premium.

"Biasanya permintaan BBM jenis solar ke Pertamina, Depot Pangkalbalam itu sekitar delapan ton sehari, paling lakuknya dua sampai tiga ton sehari. Kalau jenis premium permintaan 16 ton perhari, paling habisnya 12-15 ton perhari. Kalau di pertamina sihhhh...selalu ada stoknya. Tapi untuk stok kami pada siang ini masih 18 Kilo Liter (KL) untuk jenis premium dan solar sekitar lima-enam KL," bebernya. (N5)

Penulis: Yudistira Gatra
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help