Pemerintah Mulai Besok Turunkan Rp500 untuk Harga BBM Premium dan Solar

Menurut Sudirman, penurunan ini dilakukan karena regulasi meminta Pemerintah untuk tidak melepaskan harga BBM sepenuhnya pada mekanisme pasar.

Pemerintah Mulai Besok Turunkan Rp500 untuk Harga BBM Premium dan Solar
https://i.ytimg.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA-Pemerintah memutuskan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dan Solar masing-masing Rp500 per liter. Penurunan ini berlaku mulai besok, 1 April mendatang. Premium yang semula harganya Rp6.950/liter akan menjadi Rp6.450/liter, sementara solar yang semula harganya Rp5.650/liter menjadi Rp5.150/liter.

BACA : VIDEO : Jupe tak Berkedip Ketika Artis-Artis Ini Dukungan Ahok di Pilgub DKI

“Hari ini, kita memutuskan harga premium yang semula Rp6.950 per 1 April menjadi Rp6.450 jadi turun Rp500. Kemudian minyak solar yang sebelumnya Rp5.650, menjadi Rp5.150,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said kepada wartawan, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (30/03/16) sore.

Dia mengungkapkan, harga baru ini akan mulai berlaku sejak tanggal 1 April 2016. Adapun harga premium sebelumnya Rp 6.950, dan harga solar sebelumnya Rp 5.650.

Untuk harga minyak tanah, harganya tidak berubah, yakni tetap Rp 2.500 per liter.

Menurut Sudirman, penurunan ini dilakukan karena regulasi meminta Pemerintah untuk tidak melepaskan harga BBM sepenuhnya pada mekanisme pasar. Tugas Pemerintah dalam hal ini adalah menjaga supaya ada stabilitas, naik turunnya harga tidak terlalu tinggi.

“Pemerintah akan menjaga bahwa setiap 3 bulan, harga akan direviu kembali dan dipertahankan hingga 6 bulan ke depan,” jelas Sudirman.

Sementara Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, harga bahan bakar premium dan solar di Indonesia masih lebih murah jika dibandingkan dengan harga di negara-negara ASEAN seperti Vietnam, Filipina, Kamboja, Singapura, Laos, dan sebagainya.

BACA : Inilah Komentar Rio Haryanto Ketika Berbicara Soal Debut di F1 2016

“Hanya Malaysia saja yang lebih murah dari Indonesia,” kata Pramono.

Lebih lanjut Seskab menyampaikan bahwa arahan Presiden terkait penetapan harga ini fokus untuk menjaga apa yang menjadi fundamental kebijakan dasar pemerintah agar harga terjangkau dalam jangka panjang.

“Terlebih mendekati lebaran dan puasa. Sehingga perlu langkah-langkah yang diatur oleh pemerintah, terutama harga BBM,” ujarnya.

Seskab juga menjelaskan, terkait dengan penurunan harga BBM yang diharapkan juga akan menurunkan harga-harga yang ada ini, Presiden Jokowi meminta Menteri Perhubungan untuk dapat menurunkan biaya transportasi, terutama angkutan publik yang dipakai oleh masyarakat banyak.

(sumber:ekonomi.rimanews.com)

Editor: dedypurwadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved