Inilah 7 Tanda Cara Hidup Lebih Besar Pasak daripada Tiang

Banyak dari kita yang menerapkan cara hidup "besar pasak daripada tiang".

Inilah 7 Tanda Cara Hidup Lebih Besar Pasak daripada Tiang
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Banyak dari kita yang menerapkan cara hidup "besar pasak daripada tiang", atau lebih banyak pengeluaran daripada pemasukan. Kalaupun kemudian bisa menabung, ternyata masih tidak stabil di bulan berikutnya.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda tipe orang yang pengelolaan uangnya "besar pasak daripada tiang"?

Untuk mengetahuinya, ada sejumlah tanda yang bisa dijadikan acuan:

1. Keuangan Anda tidak bisa membuat Anda survive sampai enam bulan ke depan
Adalah menarik mengetahui sebesar apa tabungan kita sampai bisa dibilang stabil dari segi keuangan.

Sejumlah pakar keuangan, di antaranya Sheryl Garrett, menyebutkan ada baiknya simpanan hari tua, uang darurat, atau apapun sebutannya, dapat membuat Anda bertahan sampai setidaknya selama enam bulan.

Itu sudah hitungan biaya makan, transportasi, cicilan, dan sebagainya. Kenapa demikian?

Bayangkan sekiranya Anda diberhentikan atau berhenti dari pekerjaan sekarang, setidaknya Anda masih punya simpanan sampai Anda mendapatkan pekerjaan baru dengan standar gaji yang sama.

2. Hanya menyisihkan 10 persen dari gaji setiap bulannya
Idealnya seseorang dianjurkan untuk menyisihkan gaji yang diperoleh setiap bulannya sebesar 10 persen untuk hari tua mulai sejak usia 25.

Beranjak dari laporan tahun 2011, Center for Retirement Research at Boston College menghitung bahwa jika seseorang menabung sejak usia 25 dan pensiun di usia 70 tahun, ia perlu menyisihkan pendapatan minimal 7 persen supaya mencapai keuangan yang stabil.

Kalau mau pensiun lebih awal di usia 65, maka sisihkanlah 15 persen dari gaji Anda setiap bulan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved