Kasus Tipikor Alkes RSUD Basel, Kejari Hati-hati Tetapkan Tersangka

Kajari Toboali Pramono Mulyo mengatakan saat ini pihaknya hati hati dan tidak gegabah menetapkan tersangka

Kasus Tipikor Alkes RSUD Basel, Kejari Hati-hati Tetapkan Tersangka
bangkapos.com/dok
Kepala Kejari Toboali, Pramono Mulyo di dampingi Kasi Intel, Eriyanto saat berbincang bersama awak media di kabupaten Basel, Jumat (18/12/2015). 

BANGKAPOS.COM, TOBOALI -- Kajari Toboali Pramono Mulyo mengatakan saat ini pihaknya hati hati dan tidak gegabah menetapkan tersangka pada Kasus tindak pidana korupsi alat kesehatan (Alkes) RSUD Basel dengan nama tersangka lainnya.

Hingga saat ini, pihak Kejari Toboali telah melakukan tahap penyidikan pengumpulan alat alat bukti untuk menentukan tersangka.

"Sudah tahap penyidikan, saya tegaskan lagi penanganan, pengembangan kasus Alkes sudah masuk tahap penyidikan Ketua timnya pak Kifli Ramadhan Harahap selaku Kasipidum, dan selaku jaksa penyidik. Target saya jangan terlalu lama,"kata Pramono kepada harian ini, Kamis (31/3) usai acara Setijab Kasi Intelejen Kejari Toboali.

Disinggung apa yang menjadi kendala dan hambatan dalam penanganan kasus Alkes. Pramono mengatakan tidak ada. Hanya saja katanya pihak Kejari memilih untuk berhati-hati dalam menetapkan tersangka.

Pihaknya saat ini sedang mengumpulkan alat alat bukti guna menetapkan tersangka pada kasus alat kesehatan RSUD Basel.

Sebelumnya, pada aksi yang dilakukan oleh Persatuan Pemuda Bangka Selatan (PPBS) di halaman Kejari Toboali, Selasa (23/2) lalu, Kajari Toboali Pramono menjanjikan akan mengumumkan tersangka kasus alkes pada waktu satu minggu.(n4)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved