Home »

Lokal

» Bangka

Narkoda dan Kepala Teknis KIP Mentrachool Ajukan Pengalihan Status Tahanan

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat menolak permohonan Elias W Papilaya, Pengacara (PH) Terdakwa Ayi Kartiwa

Narkoda dan Kepala Teknis KIP Mentrachool Ajukan Pengalihan Status Tahanan
bangkapos.com/dok
KIP Mentrachool tangkapan KRI Krait hingga saat ini masih diamankan Lanal Babel di Tanjung Putat Belinyu?. 

BANGKAPOS.COM, SUNGAILIAT -- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat menolak permohonan Elias W Papilaya, Pengacara (PH) Terdakwa Ayi Kartiwa dan Terdakwa Manit.

Ketua PN Sungailiat Andreas PS diwakili Humas Jonson Parancis, Kamis (31/3) menyebutkan alasan kenapa permohonan itu tak kunjung dikabulkan.

"Pengacara terdakwa memang sudah mengajukan surat permohonan agar hakim mengalihkan status tahanan kliennya (status tahanan rutan jadi tahanan rumah). Namun permohonan itu sampai saat ini belum dikabulkan oleh majelis hakim," kata Jonson Parancis dikonfirmasi soal kasus pidana melibatkan nahkoda dan kepala teknis KIP Mentrachol, Terdakwa Ayi Kartiwa dan Manit (WNA Thailand).

Jonson menyebutkan, pengalihan status tahanan Terdakwa Ayi Kartiwa dan Terdakwa Manit oleh majelis hakim mengacu pada berbagai pertimbangan.

Pertimbangan itu dilakukan agar proses persidangan perkara yang sedang dijalani para terdakwa dapat berjalan mulus.

"Tentu ada pertimbangan dalam mengalihkan status tahanan oleh majelis hakim," katanya.

Terkait belumlah dikabulkan permohonanan untuk pengalihan status tahanan kata Jonson, karena khawatir terdakwa melarikan diri.

"Apalagi salah satu terdakwa kan warga negara asing (Terdakwa Manit, WNA Thailand)," kata Johnson.

Sebelumnya dilansir sebuah kapal isap pertambangan (KIP) Mentrachol ditangkap Kapal Perang Indonesia (KRI) Krait 827. KIP itu sempat dipergoki di Perairan Dua-Pulau Tujuh, beberapa bulan silam.

Perkara ini kemudian diserahkan KRI Krait kepada Penyidik Lanal Babel. Lanal Babel kemudian menjerat Nahkoda KIP Mentrachol, A Ayi Kartiwa dan Kepala Teknis Kapal, Manit warga asal Thailand sebagai tersangkanya. Keduanya dituding melanggar izin pelayaran.

Di persidangan, faktanya para saksi tak hanya menyebut soal pelanggaran ijin pelayaran, tapi soal penambangan tan ijin. KIP Mentrachol kata para saksi, telah menambang di Perairan Pulau Dua-Pulau Tujuh, walau surat ijin penambangan belum dikeluarkan oleh pihak terkait. Para saksi juga emnyebut, instruksi menambang itu atas perintah David Wong, si pemililk (owner) kapal isap ini. Sayang, David Wong belum berhasil dikonfirmasi karena tak tahu keberadaannya dimana.

Sejauh ini wartawan harian ini mengupayakan konfirmasi ke pihak terdakwa terkait alasan majelis hakim tersebut.Hingga berita ini diturunkan, Kamis malam kemarin belumlah diperoleh tanggapannya. (fly)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help