BangkaPos/

Pencuri Kotak Amal Masjid di Lubukbesar Berhasil Dibekuk Berkat CCTV

ang di kotak amal Masjid Jamik At-Taubah Lubuk Besar, Bangka Tengah sering hilang membuat pengurus mesjid diam-diam memasang CCTV

Pencuri Kotak Amal Masjid di Lubukbesar Berhasil Dibekuk Berkat CCTV
bangkapos.com/dok
Ilustrasi: Pelaku pencurian terekan kamera CCTV

BANGKAPOS.COM, KOBA -- Uang di kotak amal Masjid Jamik At-Taubah Lubuk Besar, Bangka Tengah sering hilang membuat pengurus mesjid diam-diam memasang CCTV di setiap sudut mesjid.

Pemasangan CCTV tersebut untuk mencari tahu dan membuktikan siapa yang seringg mencuri uang kotak amal tersebut.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Selasa (29/3) sekitar pukul 14.00 WIB, pelaku menggunakan sepeda motor skuter metik (Skutik) warna hitam BN 51XX SF hendak Salat Dzuhur di Masjid Jamik At-taubah tersebut.

Seusai salat, pelaku mengendap-ngendap sambil melihat situasi di sekitarnya. Berselang kemudian pelaku merusak kunci kotak amal lalu mengambil habis uangnya.

Berdasar rekaman CCTV itu kemudian pengurus masjid melapor ke Kantor Polsek Lubukbesar.
Setelah melihat ciri-ciri fisik pelaku lewat rekaman CCTV -- petugas Polsek Lubukbesar segera menangkap pelaku di Jalan raya - tepat depan SD N 1 Lubuk Besar.

Ternyata pelaku pencurian berinisial MS (41) warga Puding Besar dibekuk saat hendak melajukan kendaraannya pulang ke Puding Besar, Kabupaten Bangka.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti satu buah tas yang berisikan sejumlah uang, obeng, tang diduga untuk melancarkan aksinya serta sarung dan baju untuk sholat.

Warga yang mengetahui pelaku yang berhasil ditangkap nyaris dihakimi oleh massa. Beruntung pihak kepolisian langsung membawa pelaku bersama BB ke Polsek Lubuk Besar.

Kapolsek Lubuk Besar, Ipda Amri seizin Kapolres Bangka Tengah, AKBP Roy Ardhya Candra mengatakan pihaknya mengenali ciri-ciri pelaku dari CCTV hingga berhasil menangkapnya.

"Dari pengakuannya, pelaku sudah tiga kali mencuri uang kotak amal di masjid tersebut. Selama ini ia merasa aman-aman saja melancarkan aksinya jadi terus dilakukan lagi," ungkap kapolsek kepada wartawan, Kamis (31/3) kemarin.

Ia menambahkan, dari keterangan pelaku uang yang dicuri tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-harinya.

Dari kejadian ini pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman kurangan penjara di atas lima tahun," ujar kapolsek.(n9)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help