Home »

Lokal

» Bangka

Sekali Pun di Hutan, Keluarga Tionghoa Datangi Kuburan Leluhur

sembahayang kubur sudah dilakukan oleh sejumlah Umat Konghuchu sejak beberapa hari terakhir. Mereka mendatangi kuburan leluhur mereka

Sekali Pun di Hutan, Keluarga Tionghoa Datangi Kuburan Leluhur
Bangkapos/ Iwan Satriawan
Seorang warga Belinyu, Sabtu (2/4) membersihkan kuburan keluarganya untuk persiapan puncak ritual Ceng Beng? yang jatuh pada tanggal 4 April dinihari mendatang di pekuburan Tionghoa Jalan Kenangan Belinyu 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Bagi Aling (35), Cheng Beng begitu berarti. Ibu rumah tangga asal Phohin Kecamatan Pemali itu, menyebut rutinitas keagamaan itu selalu dilakoni oleh keluarga besarnya.

"Cheng Beng itu sembahyang kubur untuk mendoakan arwah para leluhur, khususnya bagi ayah ibu atau kakek nenek kita yang sudah meninggal," kata Aling kepada Bangka Pos Group, Sabtu (2/4/2016).

Saat Cheng Beng menurut Aling, berbagai persembahan diberikan pada sang lelulur. Persembahan itu antara lain, menyajikan ayam rebus, babi, buah atau sesajian lainnya di pemakaman sang leluhur. "Bagi orang kaya, akan memberikan sajian berupa pakaian, sepatu, bahkan mobil. Tapi semua itu terbuat dari kertas. Persembahan baju, sepatu, mobil kertas ini ada dijual secara khusus dan harganya relatif mahal," kata Aling.

Semengata itu, sembahayang kubur sudah dilakukan oleh sejumlah Umat Konghuchu sejak beberapa hari terakhir. Mereka mendatangi kuburan leluhur mereka, sekali pun kuburan leluhur itu berada di tempat terpencil seperti di hutan atau kebun-kebun warga, jauh dari perkotaan. Seperti yang terjadi pada sebuah keluarga asal Desa Cit Kecamatan Riausilip. Keluarga ini sengaja mendatangi kuburan leluhur mereka di kawasan hutan, yang dikelilingi kebun sawit di kawasan Desa Deniang.

"Kami datang kesini (kuburan di hutan dekat kebun sawit) semata-mata untuk sembahyang kubur," kata keluarga itu kebetulan ditemui Bangka Pos Group, ketika mereka akan menggelar ritual keagamaan makam leluhur di sebuah hutan dekat kebun sawit Desa Deniang Riausilip, awal pekan lalu.

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help