Sepuluh Hari Warga Tionghoa Melakukan Sembahyang Kubur

Sembahyang kubur (Ceng Beng) merupakan ritual bagi warga Tionghoa untuk menghormati leluhur.

Laporan wartawan Bangka Pos, Agus Nuryadhyn

TRIBUNNEWS.COM, PANGKALPINANG -- Sembahyang kubur (Ceng Beng) merupakan ritual bagi warga Tionghoa untuk menghormati leluhur.

Adapun pelaksanaan sembahyang Ceng Beng dimulai pada 23 Maret 2016, dan puncaknya pada Hari Senin, 4 April 2016.

Pada puncak acara Ceng Beng di Perkuburan Sentosa Pangkalpinang , Senin (4/4/2016) ramai dikunjungi peziarah. Kegiatan sembahyang kubur ini dimulai sejak pukul 02.00 WIB dinihari.

Dengan membawa perlengkapan untuk diletakan di perkuburan, seperti uang kertas, serta aneka makanan, minuman seperti teh, arak putih serta daging. Bahkan juga ada membawa dupa dan lilin

Ketua Yayasan Sentosa Pangkalpinang Djohan Ridwan Hasan menjelaskan bahwa pelaksanaan Ceng Beng dilakukan dalam 10 hari. Sehingga pada tanggal 4 April 2016, merupakan puncaknya untuk melakukan sembahyang kubur.

Penulis: agusrya
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved