AKBP Untung Belum Mundur dari Kepolisian Meski Ingin Maju Jadi Bupati

AKBP Untung Sangaji mengatakan, meski ada niatan mencalonkan diri jadi bupati, saat ini ia belum mengundurkan diri.

AKBP Untung Belum Mundur dari Kepolisian Meski Ingin Maju Jadi Bupati
Tribunnews.com
Ipda Tamat (kiri) bersama AKBP Untung Sangaji menjadi pembicara pada diskusi polemik di Jakarta Pusat, Sabtu (16/1/2016). Ipda Tamat dan AKBP Untung Sangaji menjadi salah satu polisi yang berada di lokasi penembakan pada aksi teror di kawasan Sarinah pada Kamis lalu. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - AKBP Untung Sangaji mengatakan, meski ada niatan mencalonkan diri jadi bupati, saat ini ia belum mengundurkan diri. Menurut dia, masih banyak tugasnya selaku instruktur di satuan yang belum terselesaikan.

"Ya enggak lah (mundur). Kan harus bicara dulu dengan pimpinan, apa yang harus dilakukan," ujar Untung saat dihubungi, Minggu (10/4/2016).

Untung mengatakan, keinginannya menjadi Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat belum dia bicarakan dengan pimpinannya di Lembaga Pendidikan Kepolisian.

Ia berencana menyampaikan nasibnya ke depan kepada Kepala Lemdikpol Komhen Syafruddin sekaligus menyampaikan perkembangan pendidikan murid-muridnya.

"Hari Senin atau lusa ini abang siap-siap mau menghadap ke sana, atasan abang (Kalemdikpol)," kata Untung.

Untung pun membantah sejumlah pemberitaan soal dirinya yang kecewa pada Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Menurut dia, ia hanya mengeluhkan pangkatnya yang sudah tiga tahun tidak kunjung meningkat.

"Ada kekeliruan itu. Kan enggak enak juga sama bapak," kata Untung.

Untung sempat mengutarakan niatnya menjadi bupati karena ingin membangun kampungnya. Ia merasa sayang untuk tidak mengabdikan diri ke desa dengan potensi alam dan ide-ide yang ia miliki.

Keinginan Untung membangun desa sebenarnya sudah lama. Namun, selama ini masih terbentur tugasnya sebagai perwira menengah kepolisian dari satuan Poloairud.

Di sisi lain, Untung mengeluhkan jabatannya tidak ada perubahan meski sudah berupaya maksimal melumouhkan teroris di kawasan Sarinah, Jakarta.

"Kalau kecewa, pasti kecewa. Masa harus bohong. Orang bisa naik pangkat dari hasil kerja kita. Promosi sekolah, promosi job, kita enggak ada sama sekali," ujar Untung.

Editor: edwardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved