2000 Peserta BPJS di Basel Dinonaktifkan, Samsir Sarankan Masuk Jamkesda

Sebanyak 2000 jiwa peserta BPJS Kabupaten Bangka Selatan dinonaktifkan.

2000 Peserta BPJS di Basel Dinonaktifkan, Samsir Sarankan Masuk Jamkesda
ISTIMEWA
Kartu Kepsertaan BPJS atas nama Budi Priyatna, seorang warga asal Pangkalpinang yang domisili di Bekasi, Jabar. 

BANGKAPOS.COM, TOBOALI - Sebanyak 2000 jiwa peserta BPJS Kabupaten Bangka Selatan dinonaktifkan.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Komisi I, Samsir.

Karenanya, Samsir menyarankan agar Pemkab Basel melalui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan berkoordinasi untuk melakukan verikasi dan validasi ulang terhadap data peserta BPJS yang dinonaktifkan sebanyak 2000 jiwa, agar diusulkan baru ke Kemensos sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Menurutnya, bagi peserta yang dinonaktifkan kepesertaanya dan tidak dicover oleh APBN agar dimasukan ke dalam Jamkesda terintegrasi dengan BPJS baik dari Provinsi maupun Kabupaten.

"Untuk bisa mengalokasi anggaran dalam bentuk Jamkesda yang terintegrasi degan BPJS, guna mengcover penduduk miskin dan tidak mampu di luar penerima bantuan iuran (PBI) agar dibuatkan kreteria penerimanya sesuai dengan karakteristik daerah, dengan payung hukum peraturan Bupati, agar penerima bantuan dari APBD, Provinsi, maupun Kabupaten, memiliki dasar hukum dalam pengalokasiannya," kata Samsir kepada harian ini, Minggu (10/4) kemarin.

Selain itu, banyak peserta BPJS mandiri yang tidak melanjutkan pembayaran iuran bulanan, agar diverifikasi dan validasi ulang jika memenuhi kreteria sebagai orang tidak mampu, sebagaimana peraturan Bupati yang ditetapkan dimasukan ke Jamkesda terintegrasi BPJS.

Komisi I DPRD Pemkab Basel, Kamis (7/4) berkonsultasi ke Bagian kepesertaan dan pembiayaan JKN Kemenkes RI dan ke Pusdatin Kemensos RI. Keduanya meminta klarifikasi dan solusi atas penonaktifan peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) lebih kurang 2000 jiwa dan paling banyak di Puskemas Payung sebanyak 1.500 jiwa.

Sementara itu, pihak BPJS masih diupayakan konfirmasinya terkait hal ini. Hingga berita ini diturunkan, Minggu malam kemarin belumlah diperoleh tanggapan resminya. (N4)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help