Kejari Kembalikan Berkas Tersangka Upal

Berkas perkara itu saat ini tahap P19. Jadi ada yang mesti dilengkapi lagi oleh pihak kepolisian

Kejari Kembalikan Berkas Tersangka Upal
Youtube
Uang Palsu 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Setelah menjalani pemeriksaan secara intensif dari Polres Pangkalpinang terkait perkara kasus dugaan uang palsu (upal) hingga menyeret Ayumi alias Midun (36), warga Semabung Lama Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang sekaligus melakukan pemeriksaan dari sejumlah saksi akhirnya pihak kepolisian pun melimpahkan berkas perkara kasus upal itu kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang.

Namun kini berkas perkara tersangka upal itu (Midun) yang diterima Kejari Pangkalpinang  dianggap belumlah lengkap, sehingga berkas perkara tersebut kini dikembalikan lagi Pidum Kejari Pangkalpinang kepada Polres Pangkalpinang.

"Berkas perkara itu saat ini tahap P19. Jadi ada yang mesti dilengkapi lagi oleh pihak kepolisian," kata Kepala Kejari Pangkalpinang, Samsudin SH MH melalui Kasi Pidum Kejari Pangkalpinang, A Harry SH kepada bangkapos.com, Rabu (20/4/2016) ditemui di ruang kerjanya.

Jika berkas perkara yang dianggap P19 oleh pihaknya itu secepatnya dapat dilengkapi oleh pihak kepolisian maka penanganan perkara kasus upal itu ditegaskan Harry selanjutnya bisa dinaikan ke tahap berikutnya yakni P21 atau dikenal semacam pemberitahuan hasil penyidikan sudah lengkap.

Disinggung soal bukti-bukti terkait perkara kasus upal itu berdasarkan berkas perkara yang sempat diterima oleh pihaknya dari pihak kepolisian (Polres Pangkalpinang) justru menurutnya hanya bukti berupa 1 lembar kertas diduga sebagai bahan untuk mencetak upal.

Dalam berita sebelumnya yang pernah dilansir dalam harian ini disebutkan tersangka atau Ayumi alias Midun diamankan oleh petugas asal Polsek Bukit Intan yakni Selasa (1/3/2016) pagi atau sekitar pukul 08.30 WIB. Tersangka (Ayumi) ditangkap di kediaman saudaranya di kawasan Jalan Mustika IV, Kelurahan Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan. Pangkalpinang.

Penangkapan tersangka upal itu (Ayumi) lantaran pihak kepolisian saat itu sedang melakukan penyelidikan terhadap sindikat pengedar uang palsu. Bahkan dari tangan tersangka aparat kepolisian sempat menemukan sejumlah barang bukti yakni berupa 1 lembar kertas yang diduga sebagai bahan baku uang palsu Rp 100.000 berada dalam tas coklat.

Selain itu, pihak kepolisian pun saat itu berhasil mengamankan tiga buah handphone/Hp serta surat keterangan lainnya dari tangan pelaku. Pihak kepolisian juga berhasil mengungkap beberapa identitas ganda dari tangan tersangka.

Informasi yang berhasil dihimpun bangkapos.com di lapangan menyebutkan tak hanya Ayumi hari itu diamankan oleh petugas Polsek Bukit Intan namun rekannya H Udin, warga Jakarta pun sempat pula diamankan oleh petugas hanya saja status H Udin justru sebagai saksi hingga akhirnya ia pun tak ditahan oleh pihak kepolisian. Bahkan dalam perkara kasus ini pun tak sedikit nama-nama pihak terkait lainnya diduga ikut terlibat.

Penulis: ryan augusta
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help