Kapolri Akui Dada Siyono Ditendang Pakai Dengkul

Kapolri mengakui bahwa anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) menendang bagian dada terduga teroris Siyono.

Kapolri Akui Dada Siyono Ditendang Pakai Dengkul
Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti. 

Komisioner Komnas HAM Siane Indriani mengatakan, kematian Siyono diakibatkan benda tumpul yang dibenturkan ke bagian rongga dada.

"Ada patah tulang iga bagian kiri, ada lima ke bagian dalam. Luka patah sebelah kanan ada satu, keluar," ujar Siane.

Menurut Siane, tulang dada Siyono juga dalam kondisi patah dan ke arah jantung. Luka itu yang menyebabkan kematian fatal dan disebut sebagai titik kematian Siyono.

Ia pun mengungkapkan bahwa ada luka di bagian kepala dan disebabkan oleh benturan.

Namun, hal tersebut bukan menjadi penyebab utama kematian dan tidak menimbulkan pendarahan yang terlalu hebat.

Dari semua rangkaian hasil autopsi, lanjut Siane, tidak terdapat adanya perlawanan berdasarkan luka-luka yang diteliti.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved