Kapolri Tak Ingin Campuri Sidang Kode Etik Densus 88 Terkait Kasus Siyono

Kapolri mengaku belum mengetahui hasil dari sidang kode etik dan meminta biarlah majelis yang dibentuk yang memberikan keputusan.

Kapolri Tak Ingin Campuri Sidang Kode Etik Densus 88 Terkait Kasus Siyono
Bangka Pos / Deddy Marjaya
Kapolri Jendral (Pol) Badrodin Haiti Rabu (27/4/2016) 

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Terkait dugaan adanya kesalahan dalam menjalankan tugas terkait kematian terduga teroris Siyono, Kapolri Jendaral (Pol) Badrodin Haiti mengakui anggota Densus 88 yang terlibat sedang menjalani sidang kode etik.

"Silahkan tunggu hasil sidang kode etik yang sedang berjalan," kata Kapolri usai menghadiri kegiatan pembukaan Latihan Siswa Taruna Daerah Nusantara (Latsirtadanus) ke 36 di Stadion Depati Amir Pangkalpnang Provinsi Kep Bangka Belitung Rabu (27/4/2016).

Kapolri mengaku belum mengetahui hasil dari sidang kode etik dan meminta biarlah majelis yang dibentuk yang memberikan keputusan.

Dirinya sebagai kapolri pun tidak mencampuri terkait sidang kode etik tersebut.

"Biarkan majelis yang memeriksa, saya sendiri tidak mencampuri itu," kata Kapolri.

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved