Anda Bisa Boyong Mercedes Benz Eks Taksi Blue Bird dengan Uang Rp 35 Juta

Anda bisa membeli sedan-sedan Mercedes-Benz E 200 eks taksi eksekutif Silver Bird dengan tawaran harga jual kompetitif.

Anda Bisa Boyong Mercedes Benz Eks Taksi Blue Bird dengan Uang Rp 35 Juta
Blue Bird Tbk
Sedan Mercedes-Benz E 200 eks Taksi Silver Bird yang dijual. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Sedan Mercedes-Benz diakui oleh banyak orang tidak semata mampu merefleksikan citra dan prestise pemiliknya, tapi juga memberikan kenyamanan lebih, khas mobil-mobil Eropa.

Begitu juga dalam aspek keamanan berkendaranya.

Nah, jika Anda lagi ingin memiliki sedang Mercy nangkring di garasi tapi budget sedang cekak, Anda bisa memanfaatkan kesempatan membeli sedan-sedan Mercedes-Benz E 200 eks taksi eksekutif Silver Bird dari PT Blue Bird Tbk dengan tawaran harga jual kompetitif.

Sedan-sedan berkelir hitam ini bisa Anda beli dengan uang muka hanya Rp 35 jutaan lewat fasilitas leasing.

Ya, Blue Bird Tbk saat ini sedang melego secara besar-besaran sejumlah eks armada taksi Silver Bird-nya sebagai bagian dari kegiatan peremajaan armada yang dilakukan secara berkala.

Meski bekas taksi, Blue Bird menjamin kondisi sedan-sedan ini masih bagus karena Blue Bird melakukan perawatan rutin sesuai standar perawatan mobil-mobil Mercedes-Benz yang disyaratkan pabrikannya.

Oh ya, usia pakai sedan-sedan ini baru 5 tahun lho! Jadi masih relatif muda.

"Kalau dari sisi perizinan, peremajaan armada bisa dilakukan sampai masa pakai maksimal 7 tahun. Namun di kami, demi menjaga kualitas pelayanan, usia kendaraan dipersingkat menjadi 5 tahun saja, “ kata Heri Sugiarto, Used Car General Manager PT Blue Bird Tbk, pada acara test drive untuk para jurnalis di kawasan Ciawi, Jawa Barat, akhir pekan ini.

Heri menambahkan, kondisi sedan-sedan Mercedes Benz E 200 eks taksi Silver Bird masih laik jalan, sama kondisinya seperti ketika masih dioperasikan sebagai taksi eksekutif Silver Bird.

“Kami di Blue Bird sangat concern terhadap kualitas pelayanan, baik dari sisi armada maupun layanan lainnya. Oleh karena itu, selama mobil ini dioperasionalkan sebagi taksi, selalu dilakukan perawatan dan pengawasan dengan baik agar tidak bermasalah selama melayani tamu," jelas Heri.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved