Pria Berseragam Kejaksaan Damai Rp 100 Ribu Lalu Tinggalkan Korban

Wajah pemuda ini penuh goresan luka, begitu juga tangan dan kakinya. Rupanya, dia adalah korban lakalantas.

Pria Berseragam Kejaksaan Damai Rp 100 Ribu Lalu Tinggalkan Korban
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Seorang pemuda 'berdarah-darah' datang ke kantor jaksa. Pria berusia sekitar 20 tahun ini datang ke Kejari Sungailiat, guna meminta pertangung-jawaban pada oknum pegawai kejaksaan di kantor kejaksaan setempat yang diduga membuatnya terluka, Senin (2/5/2016) siang.

Peristiwa itu terjadi siang sekitar pukul 13.30 WIB. Pemuda ini datang didampingi keluarganya. Wajah pemuda ini penuh goresan luka, begitu juga tangan dan kakinya. Rupanya, dia adalah korban lakalantas.

Korban datang bersama keluarga membawa sepeda motor, Astrea Prima warna hitam Nopol BG 8183 MB, yang terlihat sedikit rusak. Motor itu pecah di bagian fiber belakang dan patah pada pedal rem. Pemuda mengaku diserempet kawasan Jl Jenderal Sudirman.

Akibatnya, korban tersungkur ke aspal dan terluka. Diduga pelaku, pengemudi mobil penyerempet korban adalah oknum pegawai kejaksaan, karena saat kejadian pelaku memakai seragam kejaksaan sempat turun dari mobil, lalu memberikan uang Rp 100 ribu kepadanya, kemudian pergi begitu saja.

Korban masih ingat wajah pelaku, namun tak bisa berbuat banyak karena saat itu sedang kesakitan di tempat kejadian. Selain itu, pelaku keburu melarikan diri setelah memberi uang tadi. Pihak keluarga, yang tahu ulah pelaku diduga oknum kejaksaan, tak terima. Mereka berjumlah dua orang, bersama korban datang ke Kantor Kejari Sungailiat meminta pertangung-jawaban.

"Saya mau cari jaksa yang nyerempet saya tadi (30 menit sebelumnya). Dia pakai baju kejaksaan, dan mengaku dari kejaksaan setelah menyerempet saya. Dia kasih duit Rp 100 ribu, lalu pergi meninggalkan saya," kata korban saat bertemu Kasi Intel Kejari Sungailiat, Yoga di kantor kejaksaan setempat.

Mendengar ucapan korban, Kasi Intel Yoga tampak kebingungan karena tak tahu oknum kejaksaan mana yang dimaksud oleh korban. Yoga tak juga berani memastikan, apakah oknum kejaksaan yang dimaksud apakah berasal dari Kejari Sungailiat atau dari Kantor Kejari dari daerah lain.

Namun demikian, Yoga mempersilahkan korban menunjuk oknum yang dia maksud di kantor ini. Satu persatu wajah pegawai kejaksaan di Kejari Sungailiat dihadirkan ke hadapan korban, namun korban tak juga menemukan wajah pelakunya.

"Ya, sudah, begini saja, lebih baik kami bawa dulu adik ini (korban) ke rumah sakit untuk diobati," kata Yoga mengutamakan perawatan luka pada korban.

Kasi Intel (PPID) Yoga mewakili Kepala Kejari Sungailiat Supardi ketika dikonfirmasi ulang oleh Bangka Pos Group setelah mengurus pengobatan korban, Senin (2/5/2016) petang, menyebutkan, semua pegawai Kejari Sungailiat sudah diperlihatkan pada korban. Namun, korban tak menemukan pelakunya.

Yoga menduga, ada beberapa alternatif soal pelaku. Yang pertama, kemungkinan, pelaku berasal dari kantor kejaksaan daerah lain atau bisa juga pelaku bukan pegawai kejaksaan, melainkan hanya mengaku-ngaku saja. Dugaan lain, bahwa pakaian pelaku kebetulan mirip dengan seragam kejaksaan, sehingga korban salah tafsir.

"Namun yang jelas, walaupun belum tentu pelakunya pegawai kantor kita (belum tentu Kejari Sungailiat), tapi kita tetap bantu mengobati luka lecet korban ke rumah sakit, dan mengantarnya pulang ke rumah. Soal siapa pelakunya, kami juga tak tahu. Yang jelas, pegawai kejaksaan kita (Kejari Sungailiat) sudah kita perlihatkan ke hadapan korban, tapi korban tak menemukan wajah pelakunya," kata Yoga.

Sementara itu di Sungailiat, saban harinya didatangi pegawai kejaksaan dari berbagai daerah. Para jaksa dari beberapa kantor kejari di berbagai Kabupaten itu datang ke Sungailiat, untuk melaksanakan acara sidang perkara di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat. Apakah mungkin, pelaku satu diantara mereka, tak ada yang berani memastikan.

Penulis: ferylaskari
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved