Erzaldi Tegaskan Sudah Tertibkan Penambang Liar di Jalan Simpang Munggu

Perbaikan Jalan Simpang Munggu, Desa Lampur yang rusak parah akibat banjir Februari lalu belum juga dilakukan.

Erzaldi Tegaskan Sudah Tertibkan Penambang Liar di Jalan Simpang Munggu
Bangka Pos/Resha Juhari
Jalan provinsi di Simpang Munggu, Desa Lampur, Kecamatan Sungai Selan, Bangka Tengah, hancur total akibat ditambang warga. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dodi Hendriyanto

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perbaikan Jalan Simpang Munggu, Desa Lampur, Kecamatan Sungai Selan Kabupaten Bangka Tengah yang rusak parah akibat banjir Februari lalu belum juga dilakukan.

Kondisi jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi itu justru semakin parah dengan adanya aktivitas penambangan warga.

“Kalau soal penambangan, kami sempat melakukan penertiban terhadap warga yang melakukan penambangan itu, tapi mereka kembali lagi karena jalannya belum juga diperbaiki. Itu kan jalan provinsi, kalau Pemkab yang melakukan perbaikan,
over lapping namanya, melampaui wewenang Pemkab,” jelas Bupati Bangka Tengah, Erzaldi Rosman, Kamis (5/5/2016).

Erzaldi tidak ingin menyalahkan pihak manapun termasuk Pemerintah Provinsi Babel terkait kondisi jalan.

Dia mengajak agar poin-poin hasil rapat koordinasi penanganan banjir yang dilakukan April lalu segera dilaksanakan.

“April kemarin kan semua Kepala Daerah sudah rapat koordinasi dengan Pak Gubernur, kurang lebih ada sebelas poin keputusan, salah satunya pembentukan tim untuk penanganan dan perbaikan infrastruktur, nah sekarang komandonya ada di tangan Pak Gubernur,” tambah Erzaldi.

Erzaldi meminta agar tim tersebut bisa segera bekerja dan membuat skala prioritas pekerjaan, sehingga dapat memetakan daerah mana yang harus segera dilakukan perbaikan jalan atau jembatan.

“Misalnya Jalan Simpang Munggu, itu kan termasuk jalan penting dan vital. Banyak warga yang menggunakan jalan itu, tapi sekarang hampir tidak bisa dilewati. Kami sudah melakukan yang kami bisa, tapi kami dibatasi oleh kewenangan,” katanya.

Dia juga meminta persoalan Jalan Simpang Munggu tidak dipolitisir menjelang Pilgub Babel 2017 mendatang, semua pihak diminta fokus mencari akar permasalahan dan solusi ketimbang mencari kesalahan.

“Media, pengamat, politisi, akademisi mari lah kita bergandengan. Persoalan ini tidak bisa diatasi oleh satu pihak saja. Jangan justru dikipasi agar semakin panas, kalau mau mengipasi boleh, tapi harus mengipasi agar menjadi dingin,” kata Erzaldi.

Penulis: Dody
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved