Banding Inkrah Empat Oknum Polisi Hanya Dipenjara 1 Tahun 6 Bulan

Jelas-jelas kami kecewa karena semula vonis Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat tiga tahun penjara pada empat oknum polisi itu

Banding Inkrah Empat Oknum Polisi Hanya Dipenjara 1 Tahun 6 Bulan
Google/net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Babel, Yudi Istono ternyata tak mengajukan kasasi atas putusan banding Pengadilan Tinggi (PT( Babel), pada empat oknum polisi Polres Bangka, Brigadir Juhdi, Brigadir Burhan, Bripti M Fatuh dan Bripda Istari Shola. Alhasil, putusan banding bagi empat terpidana tadi menjadi inkrah, semula 3 tahun, berubah menjadi 1 tahun 6 bulan. Inilah yang membuat keluarga korban, kecewa.

Terkait itu pula, Asri (30), adik kandung Almarhum Suharli alias Tembo, kepada Bangka Pos Group, Jumat (6/5/2016) malam mempertanyakan sikap JPU Kejati Babel Yudi Istono. Asri juga mempertanyakan, kenapa JPU tak kunjung mengeksekusi putusan banding yang telah dinyatakan inkrah, 1 tahunn 6 bulan.

"Jelas-jelas kami kecewa karena semula vonis Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat tiga tahun penjara pada empat oknum polisi itu, kini inkrah menjadi 1 tahun 6 bulan karena JPU Kejati Babel tak mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA)," kata Asri.

Rasa kecewe Asri dan keluarga , tak sebatas itu. Asri menyebut, seharusnya empat oknum polisi Satnarkoba Polres Bangka Brigadir M Juhdi, Brigadir Burhan, Briptu Fatuh Aprian dan Bripda Istari Shola, mendekam di Lapas Bukitsemut Sungailiat. Namun faktanya, hingga kemarin kata Asri, empat polisi terpidana ini seolah mendapat perlakuan khusus karena tetap saja berada di tahanan Mapolda Babel.

"Apa ini ada intervensi dari pihak kepolisian? Karena dari informasi yang kita dapatkan di luar sana, ke empat terdakwa ini belum juga dieksekusi dan masih berada di dalam sel Mapolda Babel. Bahkan ke empat terdakwa ini infonya mengajukan surat pemindahan dari LP Bukit Semut ke Lapas Muntok Bangka Barat. Ini sebenarnya ada apa?" tanya Asri.

Sementara itu mengenai sikap JPU Kejati Babel Yudi Istono yang tak mengajukan kasasi sehingga membuat putusan banding 1 tahun 6 bulan ikrah, menurut Asri, tak jelas alasannya. "Saat kami tanya ke JPU,, kata Pak Yudi (JPU) untuk kasasi bisa dilakukan apabila ada putusan yang berubah. Karena menurutnya, untuk putusan yang sekarang ini tidak ada alasan untuk melakukan kasasi. Begitu kata Pak Yudi waktu kami tanya. Kami merasa jawaban yang diutarakan Pak Yudi, tak jelas dan sangat tak beralasan," jelasnya.

Asri bahkan meminta Bangka Pos Group, konfirmasi langsung ke JPU Kejati Babel, Yudi Istono mengenai alasan jaksa senior itu seolah pasrah menerima begitu saja putusan banding 1 tahun 6 bulan yang diputuskan PT Babel. Sayang, JPU Yudi Istono saat dikonfirmasi Bangka Pos Group melalui pesan singkat (SMS) ke telepon selulernya 0813-3547-28*.*, Jumat (6/5/2016) hingga pukul 20.20 WIB, belum juga memberikan balasan.

Secara terpisah, Humas II Pengadilan Negeri (PN) Sungaliat, Jonson Parancis kepada sejumlah wartawan, menyebutkan, PN Sungailiat sudah maksimal mengadili perkara kematian Suharli alias Tembo. Empat oknum polisi pelaku penganiaya penyebab korban mati, sudah dijatuhi vonis 3 tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Sungailiat, beberapa pekan silam. (Baca edisi sebelumnya tentang tahanan tewas di Polres Bangka).

Namun kata Jonson, kuasa hukum empat oknum terdakwa (AKBP Zaidan) di agenda sidang putusan PN Sungailiat, langsung mengajukan banding ke PT Babel. Beberapa pekan kemudian, PT Babel menjatuhkan vonis lebih ringan bagi empat terdakwa, yaitu 1 tahun 6 bulan. Vonis ini bahkan memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah) karena JPU Kejati Babel Yudi Istono, tak mengajukan sikap alias tidak menyatakan banding ke MA."Kita mendapat pemberitahuannya dari PT Babel, bahwa JPU tidak ada pengajuan kasasi sehingga putusannya (putusan banding PT Babel -red) menjadi inkrah," tegas Jonson.

Penulis: ferylaskari
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved