Jarang Ada Stok Darah di RSUD Sungailiat

Ketua PMI, Tego, menyambut positif kegiatan donor darah yang dilaksanakan Pemuda Agama Khonghucu Indonesia (PAKIN) Sungailiat.

Jarang Ada Stok Darah di RSUD Sungailiat
Tribunnews.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Tego, menyambut positif kegiatan donor darah yang dilaksanakan Pemuda Agama Khonghucu Indonesia (PAKIN) Sungailiat, Minggu (8/5/2016) di Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat (BKPM) Sungailiat.

Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Mei ini.

"Jadi kita memberikan apresiasi yang positif atas kegiatan ini dan berharap karena ini yang pertama bisa berlanjut ke kegiatan selanjutnya. Kami sangat senang ada kegiatan seperti ini karena memang untuk di Bangka ini masalah kebutuhan darah masih sangat minim," ungkap Tego kepada bangkapos.com.

Diakuinya, jarang ada stok darah di UPDT RSUD Sungailiat dimana PMI Kabupaten Bangka bekerjasama untuk penyimpanan stok darah.

Kebutuhan darah dalam sehari paling tidak 15 kantong darah, sedangkan penyediaan darah PMI ini melayani kebutuhan darah untuk RSUD Sungailiat, RS Medika Stannia Sungailiat dan RS Arsani.

"Kadang kalau ada keluarga yang membutuhkan darah masih cari-cari susah. Minimal dengan kegiatan ini stok darah satu atau dua hari ada sehingga jika ada orang yang membutuhkan bisa cepat," kata Tego.

Untuk memenuhi kebutuhan stok darah, pihaknya melakukan sosialisasi ke kampus-kampus seperti STAIN, UBB, dan kampus lainnya. Sebelumnya, mereka juga melakukan kerjasama donor darah dengan komunitas jeep dari Suzuki Jip Bangka.

"Kita harapkan yang muda yang mendonor. Baguslah kalau kegiatan yang dilakukan PAKIN ini dikembangkan diikuti organisasi pemuda lainnya," harap Tego.

Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved