Penambang Ini Ungkap Ada Puluhan Ponton TI Apung Ilegal di Tanjung Batu

Hab menyebutkan, TI apung di Tanjung Batu jumlahnya puluhan, bukan belasan. Namun diperkirakan tidak sampai seratus unit.

Penambang Ini Ungkap Ada Puluhan Ponton TI Apung Ilegal di Tanjung Batu
Istimewa
Tim Gabungan dari Polair, Polres Bangka, TNI LANAL Babel, Polsek Riausilip dan Satpol PP Pemkab Bangka, melakukan razia terhadap aktifitas Tambang Inkonvensional (TI) apung di sepanjang Sungai Perimping Kecamatan Riausilip dan Tanjung Batu Kecamatan Belinyu, Rabu (11/5/2016). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pekerja TI apung di Tanjung Batu Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, sebut saja namany Hab menceritakan, soal paska razia TI apung di Tanjung Batu, yang dilakukan oleh Tim Gabungan (Polres Bangka, TNI AL, Polair, Satpol PP Pemkab Bangka dan Polsek setempat).

TI apungnya di Tanjung Batu, tempatnya bekerja, lolos dari penyisiran tim gabungan.

Hab mengisahkan, TI apung rajuk tempat Hab bekerja, bukan miliknya, melainkan milik warga Kecamatan Belinyu.

"Kalau yang ngereman (kerja di TI apung) punya bos kami itu, orangnya ya dari mana-mana, ada yang dari daerah Bangka Barat dan daerah Kabupaten Bangka," kata Hab kepada bangkapos.com Kamis (12/5/2016).

Hab menyebutkan, TI apung di Tanjung Batu jumlahnya puluhan, bukan belasan. Namun diperkirakan tidak sampai seratus unit.

"Kalau 50 unit ponton TI apung, ya lebih lah, banyak Mas, TI apung di Tanjung Batu itu," ungkapnya.

Hab mengaku, hari ini memilih berdiam diri di rumah dan tidak turun ke TI apung Tanjung Batu, karena khawatir ada razia susulan.

Teman-teman yang satu ponton, juga tidak dihubungi untuk bekerja.

"Di rumah saja lah, saya nggak NI (kerja TI), karena Rabu kemarin ada razia, hari ini (kemarin) nggak ke TI apung, ya khawatir saja ada razia lagi, ngeri kena tangkap aparat," katanya.

Halaman
12
Penulis: riyadi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved