Ruwahan Menjadi Tradisi Warga Desa Gadung Jelang Ramadhan

Masyarakat Desa Gadung, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan tengah bersiap menggelar ruwahan.

Ruwahan Menjadi Tradisi Warga Desa Gadung Jelang Ramadhan
Bangkapos.com/Riki Pratama
Rohili (68), tokoh masyarakat Desa Gadung Kecamatan Toboali. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Masyarakat Desa Gadung, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan tengah bersiap menggelar ruwahan pada Senin (23/5/2016) nanti.

Rohili (68), tokoh masyarakat Desa Gadung, mengatakan tradisi ruwah setiap tahun digelar di desannya untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

Acara ruwahan di Desa Gadung diawali dengan berziarah kubur.

Satu hari sebelum melaksanakan ruwahan, biasanya warga beramai-ramai berkumpul di masjid untuk membaca surat Yasin bersama.

"Acara biasanya diawali dengan peringatan malam Nishfu Sya'ban dengan membaca Yasin bersama warga yang berkumpul di masjid sambil memanjatkan doa. Ini merupakan tradisi setiap tahun menjelang bulan Ramadhan. Keesokan harinya baru kita menggelar ruwahan dimulai ziarah kubur pada pagi hari dilanjutkan berkumpul di masjid untuk nganggung dan tahlilan," jelas Rohili kepada bangkapos.com di kediamannya, Rabu (18/5/2016).

Setelah melaksanakan ziarah dan nganggung di masjid, warga bersilaturahmi ke rumah teman atau sanak keluarga. Setiap kepala keluarga menyediakan kue serta aneka makanan lain layaknya merayakan hari raya Idul Fitri.

"Setelah nganggung, kita silaturahmi ke rumah warga, seperti lebaran. Nanti di setiap rumah menyediakan banyak makanan seperti ketupat, serta lauk pauk seperti daging sapi, ayam, udang, kue dan lainnya," kata Rohili.

Tradisi ruwahan seperti ini juga digelar di sejumlah desa di Pulau Bangka.

Penulis: Riki Pratama
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved