Mau Mengelola Air Terjun di Bukit Maras, Izin Dulu ke BKSDA

keberadaan air terjun di Bukit Maras baik yang masuk wilayah Desa Bebura dan Pangkalniur, sebenarnya potensial untuk dikembangkan pengelolaannya.

Mau Mengelola Air Terjun di Bukit Maras, Izin Dulu ke BKSDA
Bangkapos.com/Riyadi
Hutan Bukit Maras di Desa Berbura (Bernai Buhir Rambang) Kecamatan Riausilip, kondisinya belum pulih secara utuh, paska terbakar di musim kemarau 2015 lalu. Foto diambil Minggu (10/1/2015). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Camat Riausilip Saparudin mengatakan, Bukit Maras dan kawasannya berstatus HK nasional dan sejak awal sudah dicanangkan sebagai HK.

Terkait dengan keberadaan air terjun di Bukit Maras baik yang masuk wilayah Desa Bebura dan Pangkalniur, sebenarnya potensial untuk dikembangkan pengelolaan jadi tempat wisata.

Hanya saja kalau misalnya dikelola apakah oleh pemda atau desa setempat, khawatirnya akan berbenturan dengan kewenangan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Bukit Maras itu kan kewenangannya ada di BKSDA, kalau pemerintah daerah atau desa mau mengelola obyek wisata itu, ya harus mengajukan usulan pengelolaan dulu ke Kemenhut melalui BKSDA, kami nggak boleh sembarangan melakukan pengelolaan obyek wisata air terjun, tanpa ada hitam di atas putih dari Kemenhut," jelas Saparudin.

Penulis: riyadi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved