Petinggi Kodam I Bukit Barisan Diduga Palsukan Surat Tanah Warga

Oknum petinggi Kodam I/BB ini disebut-sebut membuat keterangan palsu pada akta otentik lahan Ramunia.

Petinggi Kodam I Bukit Barisan Diduga Palsukan Surat Tanah Warga
TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS
Seorang ibu warga Ramunia menangis histeris setelah ditendangi anggota TNI Kodam I/Bukit Barisan di Jl Gatot Subroto tepat di depan markas Kodam 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

BANGKAPOS.COM, MEDAN - Puluhan warga Ramunia, Deliserdang, Sumatera Utara yang hendak melakukan aksi di depan Kodam I/Bukit Barisan menuding salah satu oknum petinggi Kodam telah memalsukan surat tanah di Ramunia.

Oknum petinggi Kodam I/BB ini disebut-sebut membuat keterangan palsu pada akta otentik lahan Ramunia.

"Dari tahun 2007, kami sudah mempertanyakan sisa pembayaran lahan seluas 148,97 hektar yang belum dibayarkan Kodam. Tapi sampai sekarang, tidak ada kejelasan dari Kodam," kata Boy Simanjuntak, Selasa (31/5/2016).

Menurut Boy, pihaknya sudah mendatangi Puskopad.

Sayangnya, pihak Puskopad juga tidak ada memberikan penjelasan terkait lahan Ramunia tersebut.

"Seiring berjalannya waktu, surat-surat menyangkut lahan Ramunia ini diganti salah satu petinggi Kodam. Isi surat tersebut dicopy paste, dan sangat-sangat merugikan kami," kata Boy.

Ia menjelaskan, kedatangan warga Ramunia ke Kodam I/Bukit Barisan bukan semata-mata ingin menbuat onar.

Ia dan warga Ramunia ingin bertemu dengan Panglima Kodam I/BB mempertanyakan sisa pembayaran lahan tersebut.

"Saya tadi memang sempat diseret ke dalam pos (jaga) itu. Saya dipukuli di sana. Pipi saya ditampar oleh perwira berpangkat Lerkol," ungkap Boy yang wajahnya tampak memerah karena dipukuli TNI.(*)

Penulis: Array Anarcho / Tribun Medan

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help