Ini Komoditas yang Menyebabkan Belitung Mengalami Inflasi

Tanjungpandan mengalami inflasi 1,30 persen pada bulan Mei 2016, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 126,79 pada April 2016

Ini Komoditas yang Menyebabkan Belitung Mengalami Inflasi
HERU SRI KUMORO
Pedagang sayur mayur di Pasar Senen, Jakarta, beberapa waktu lalu.Pemerintah memperkirakan inflasi akan rendah pada September 2013 karena tekanan dari kenaikan harga BBm bersubsidi mulai mereda. 

Laporan wartawan Pos Belitung Novita

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Tanjungpandan mengalami inflasi 1,30 persen pada bulan Mei 2016, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 126,79 pada April 2016 menjadi 128,44 pada Mei 2016.

Siaran pers dari BPS Kabupaten Belitung, Kamis (2/6) menyebutkan ada beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga.

Antara lain daging ayam ras, angkutan udara, ikan kerisi, sayur kangkung, ikan bulat, kopi manis, rokok kretek filter, kentang, bawang putih dan buah semangka.

Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga pada Mei 2016 antara lain ikan tongkol atau ambu-ambu, cabai merah, ketimun, cabai rawit, udang basah, cumi-cumi, kepiting atau rajungan, telur ayam ras, wortel dan emas perhiasan.

Kelompok pengeluaran yang memberikan andil atau sumbangan inflasi pada Mei 2016.

Yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,63 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,25 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,01 persen; serta kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,43 persen.

Sedangkan yang memberikan andil atau sumbangan deflasi kelompok sandang sebesar 0,02 persen; serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,002 persen. Sementara kelompok kesehatan tidak mengalami peubahan indeks atau relatif stabil. (*/vid)

Penulis: Novita
Editor: Hendra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved