VIDEO: Mahasiswa Undip Ganti Tangan yang Diamputasi dengan Robot Bionik

Ahmad Anissul Fuad bernafas lega setelah beberapa mahasiswa Undip Semarang membuatkan tangan bionik untuk tangan kirinya yang diamputasi.

"Hanya saja yang membedakan adalah harganya, bisa dicari robot bionik dari UK memiliki harga hingga Rp 600 juta, sedangkan milik kami meski belum dijual dan belum diproduksi massal namun biaya produksinya hanya puluhan juta," terang Ari kepada Tribun Jateng.

Ia menjelaskan, cara kerja tangan robotnya adalah dengan menangkap kontraksi otot sebagai sensor untuk menggerakkan jari-jemari.

Di dalam tangan robot yang terbuat dari plastik tersebut memang terhubung kabel-kabel yang menempel di punggung hingga pundak penggunanya.

"Kami pilih otot pundak, dan punggung karena memang kontraksinya paling kuat daripada bagian lain, sinyal kontraksi otot itu kemudian diolah menjadi pesan untuk menggerakkan jari jemari dengan energi yang berasal dari baterai lima volt," imbuh Ari.

Di lain sisi, Jonny Pakpahan mengungkap bahwa alatnya memang masih belum sempurna, ia menargetkan akhir tahun ini akan lebih sempurna lagi sebelum nantinya mendapatkan hak paten dan mampu diproduksi massal.

Ia ingin kedepan tangan bionik bisa bergerak lebih fleksible karena saat ini hanya sebatas jari yang menggenggam.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved