Nyamuk Culex Gentayangan, Gigitannya Dapat Menurunkan IQ

Virus Japanese Esephalitis sudah memakan korban tahun ini di Bali.

Nyamuk Culex Gentayangan, Gigitannya Dapat Menurunkan IQ
net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, DENPASAR – Virus Japanese Esephalitis sudah memakan korban tahun ini di Bali.
Tepatnya di Nusa Penida, Klungkung, Bali, Senin (29/5/2016) lalu.

Virus JE merupakan penyakit yang ditularkan melalui vector nyamuk berjenis culex.

Gejala JE sendiri hampir mirip dengan gejala yang ditimbulkan oleh demam berdarah.

Seperti kejang, panas tinggi, hingga sakit kepala hebat, akan dialami oleh pasien jika tergigit oleh nyamuk culex sebagai vector penyebaran virus.

Pasien yang terjangkit JE hanya bisa diidentifikasi melalui hasil laboratorium.

Pada kasus ini, Kasi Pencegahan Penyakit dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ayu Rai Andayani menyatakan lingkungan yang kotor menyebabkannya terjangkit.

“Pasien yang meninggal memiliki lingkungan kotor, dimana dia tinggal berdekatan dengan kandang babi,” ujarnya.

Sedangkan di tahun 2015 pasien suspect JE sendiri berjumlah 221 kasus.

“Dari 221 kasus tahun lalu, terconform 28 kasus terjangkit virus Japanese Esephalitis,” ungkapnya, Sabtu (6/4/2016).

Pada tahun 2016, berdasarkan laporan surveilans yang diterimanya sudah ada 16 kasus suspect virus di Bali.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved