Kisah Sukses Rahman Pananto Tukang Cuci Piring Jadi Chef Sushi Bergaji Rp 200 Juta

Kini Rahman Pananto sudah menjadi kepala chef sushi di sebuah restoran Jepang di kota Fairfax, Virginia, AS.

Kisah Sukses Rahman Pananto Tukang Cuci Piring Jadi Chef Sushi Bergaji Rp 200 Juta
Voa Indonesia
Rahman Pananto 

“Jadi selama tiga bulan, cuci-cuci ikan, potong-potong ikan,” kata pria yang mengaku belum pernah makan sushi hingga pindah ke AS ini.

Selain itu, Rahman juga diajarkan memasak nasi khusus untuk sushi dan memotong sayur-sayuran seperti timun yang biasa digunakan sebagai pelengkap untuk sushi.

Ia juga diajarkan untuk menggunakan pisau yang benar. Pisau yang digunakan untuk memotong sushi pun harus tajam.

Menurut Rahman, pisau buatan Jepang sangat bagus. Harganya pun bisa mencapai sekitar 68 juta rupiah.

Selama tujuh tahun Rahman bekerja di berbagai kedai sushi di supermarket di AS, di mana ia kemudian dipercaya untuk menjadi supervisor. Berangkat dari situ, Rahman pindah untuk bekerja sebagai chef sushi di beberapa restoran di AS.

“Saya ingin tahu ilmunya bagaimana,” jelas pria yang selama tinggal di AS sudah pernah bekerja di lima kedai sushi dan enam restoran di negara bagian Virginia, Washington, DC dan Maryland, AS ini.

Tahun 2007, Rahman sempat mewakili salah satu kedainya untuk mengikuti kontes yang menguji kecepatan seorang chef dalam membuat sushi di kota Baltimore, AS.

“Alhamdulillah menang, hadiahnya waktu itu laptop kecil,” cerita chef sushi yang juga sering melayani pesta-pesta di wilayah Virginia dan Maryland ini.

Perjuangan Rahman selama berkarir di bidang kuliner di AS tidaklah sia-sia. Akhirnya ia dipercaya untuk menjadi kepala chef sushi di restoran Samurai sejak tahun 2014.

Menjadi chef sushi menurut Rahman cukup banyak tantangannya. Ia harus bisa mengenal tekstur dan berbagai jenis ikan yang khusus digunakan untuk sushi.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help