Warga Nelayan Kembiri Bawa Atribut Ini ke Gedung DPRD Belitung

Alat itu, terus diangkut dan dipegang oleh masyarakat dan ditunjukan kepada sejumlah orang yang ada di gedung DPRD Belitung.

Warga Nelayan Kembiri Bawa Atribut Ini ke Gedung DPRD Belitung
bangkapos.com/Disa Aryandi
Tulisan yang dituangkan oleh warga Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, Kamis (9/6/2016) disebuah karton. 

Laporan wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Belasan atribut berupa karton, dengan tulisan berbagai aspirasi masyarakat untuk mendapatkan solusi atas persoalan pencemaran limbah sawit di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Kamis (9/6/2016) pagi ini sebagai alat oleh masyarakat.

Alat itu, terus diangkut dan dipegang oleh masyarakat dan ditunjukan kepada sejumlah orang yang ada di gedung DPRD Belitung. Selain karton, alat untuk masyarakat menyampaikan aspirasi yaitu sebuah toa.

"Amun Ndak Wakel Kamek De Sinek, Kan Sape Agek Nyelesaikan Masalah Kamek Ne??? (Jika tidak wakil kami di sini, siapa lagi akan menyelesaikan masalah kami ini)," tulis sebuah karton yang di pegang warga.

"Rakyat Kembiri Kan Mati Ke Depan PT FLD Buang Limbah Sebasing (Rakyat kembiri akan mati ke depan, PT FLD buang limbah disembarang tempat)."

Semula kedatangan puluhan warga Kembiri, Kecamatan Membalong berada di Gedung DPRD Belitung, untuk menyampaikan aspirasi terkait persoalan limbah yang mencemari sungai Kembiri.

Selain itu, warga ini juga menuntut kompensasi kepada perusahaan, agar memenuhi ganti rugi. Lantaran akibat terscemarnya sungai itu, mata pencaharian nelayan setempat menjadi lumpuh.

Penulis: Disa Aryandi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved