Paman Hamili Keponakan, Bayinya Dibuang di Mobil Pikap

Pria asal Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali ini mengaku menyetubuhi keponakannya sebanyak 10 kali hingga hamil.

Paman Hamili Keponakan, Bayinya Dibuang di Mobil Pikap
Tribun Bali/Lugas Wicaksono
Luh Putu Ayu Maharani bersama sejumlah polisi saat melakukan adegan rekonstruksi di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Buleleng, Kamis (9/6/2016). 

Pelaku itu adalah Ayu asal Dusun Kangin Teben, Desa Jagaraga yang tak lain ibu kandung bayi tersebut.

Ayu ditangkap di rumahnya, Rabu (8/6/2016) sore setelah polisi melakukan penyelidikan dengan menelusuri warga desa tersebut yang mencurigakan.

Dari situ diketahui dia sebagai pelakunya karena akhir-akhir ini terlihat tertutup dan warga sebelumnya sempat melihat perutnya tampak lebih besar.

Usai diinterogasi polisi, Ayu mengakui jika dirinya sebagai pelaku pembuangan bayi laki-laki tersebut.

Wanita yang sehari-hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) terpaksa membuang bayi yang baru dilahirkan karena merasa malu memiliki bayi dari hasil hubungan di luar nikah.

Bayi itu dibuangnya sesaat setelah dilahirkan di tempat umum atas saran Mindra agar bayi itu dirawat orang lain.

Bayi itu kemudian dibalut dengan kain kamen dan diletakkan di atas mobil pikap yang terparkir di depan pasar tidak jauh dari rumah majikannya sekitar pukul 05.30 Wita.

Ia membawa bayi itu dengan berjalan kaki dan suasana tempat lokasi pembuangan dalam keadaan sepi.

Sepulang dari membuang bayi, Ayu menguburkan ari-ari bayi di halaman rumah majikannya.

Ia kemudian beraktivitas seperti biasanya.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved