Pelaku Gandakan SIM Card, Tabungan Korban Dikuras Lewat SMS Banking

Pelaku kejahatan punya cara baru untuk menguras isi rekening bank korbannya. Modusnya yakni menggandakan SIM Card nomor telepon

Pelaku Gandakan SIM Card, Tabungan Korban Dikuras Lewat SMS Banking
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Rupiah 

BANGKAPOS.COM, PALEMBANG -- Pelaku kejahatan punya cara baru untuk menguras isi rekening bank korbannya. Modusnya yakni menggandakan SIM Card nomor telepon yang sudah terprogram SMS-Banking.

Kasus ini terungkap di Palembang, Sumatera Selatan. Aparat Polresta Palembang telah menangkap seorang pelakunya bernama Roni Agus Setiawan (26) pada Sabtu (11/6). Namun diduga kejahatan ini terorganisir.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede didampingi Kanit Pidsus Iptu Bambang Julianto mengatakan, pelaku atas nama Roni masih pastinya bukan pelaku utamanya dalam kasus ini. Pastinya ada pelaku lain yang berperan atau terlibat dalam menguras tabungan nasabah yang menjadi target.

"Tersangka Roni ini untuk menggandakan nomor SIM Card seseorang nasabah ini sebelumnya pergi ke Aceh untuk mencari targetnya. Jadi tidak mungkin yang memerintahkannya tidak dikenalnya. Pastinya modus kejahatan ini terbilang baru dan masih dalam penyelidikan petugas," kata Maruly.

Maruly mengatakan, menguras tabungan via SMS-Banking ini termasuk kasus yang baru di wilayah Palembang. Meski demikian, kasus ini dinilai lebih canggih dari kasus penipuan online. Korban yang menjadi targetnya bukan dipilih secara sistem acak, akan tetapi memang sudah menjadi target pelaku. Karena tidak semua nomor ponsel memiliki SMS-Banking.

Atas tertangkapnya Rony, Maruly mengatakan, diduga kuat bukan pelaku utamanya dalam kasus ini. Ia yakin, ada pelaku lain yang berperan atau terlibat dalam menguras tabungan nasabah yang menjadi target.

Keyakinan ini bersumber dari keterangan Roni yang mengaku hanya diperintahkan seseorang yang sama sekali tidak diketahuinya untuk menggandakan kartu SIM Card milik seseorang nasabah, hanya sebagai upaya tersangka untuk berkelit. Namun pastinya dalam kasus ini tidak hanya satu pelaku, melainkan lebih dari satu pelaku yang memiliki peran masing-masing.

Dari latar belakanganya, Roni baru sekitar satu tahun berdomisili di Palembang. Keseharian tersangka Roni berjualan kartu perdana dan isi ulang pulsa di kawasan Pakjo Palembang.

"Belum diketahui secara pasti bagaimana pelaku menguras isi tabungan milik nasabah yang simcardnya digandakan. Pastinya semua saksi seperti dari pihak provider dan pihak bank akan kita mintai keterangannya. Pihak proiver juga menjadi korban dalam kasus ini, karena dikomplain konsumennya. Pelaku Roni ini ditangkap saat akan kembali menggandakan simcard di kantor provider yang sama atas laporan pihak provider," ujarnya.

Seperti diketahui, petugas mengamankan pelaku Roni Agus Setiawan (26), warga asal Kediri Jatim yang sudah menetap di Palembang. Modus kejahatan yang dilakukan Roni pun tergolong baru, pelaku menggandakan nomor kartu seluler milik korban, agar bisa menggunakan nomor tersebut untuk bertransaksi menguras isi rekening miliknya secara SMS-Banking.

Awalnya pelaku Roni dengan pura-pura melaporkan kehilangan nomor dan kemudian melalukan menguras isi rekening korban melalui via sms banking. Berdasarkan penyelidikan, pelaku sudah dua kali melakukan modus kejahatan ini. Satu korban berasal di Aceh, sementara satu korbannya yang lain berada di kawasan Kota Semarang. (sripo)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved