Kasus Sumber Waras Tak Ada Korupsi, BPK Diundang Ketemu Langsung Penyidik KPK

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo akan mengundang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pembelian lahan RS Sumber Waras

Kasus Sumber Waras Tak Ada Korupsi, BPK Diundang Ketemu Langsung Penyidik KPK
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan kepada wartawan terkait operasi tangkap tangan (OTT) dugaan suap Kejati Jawa Barat, di kantor KPK, Jakarta, Selasa (12/4/2016). Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan uang sebesar Rp 528 juta dan menetapkan lima orang tersangka yaitu Ojang Sohandi (OJS), Jajang Abdul Holik (JAH), Lenih Marliani (LM), Fahri Nurmallo (FN), dan Devyanti Rochaeni (DVR). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo akan mengundang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pembelian lahan RS Sumber Waras.

Sebab, Penyidik KPK belum menemukan indikassi perbuatan melawan hukum dalam kasus tersebut.

"Data BPK belum cukup indikasi kerugian negara. Jadi penyidik kami tidak menemukan perbuatan melawan hukumnya, nah oleh karena itu jalan satu-satunya kita lebih baik mengundang BPK, ketemu dengan penyidik kami," kata Agus disela-sela rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (14/6/2016).

Agus mengatakan pertemuan dengan BPK akan digelar secepatnya.

Ia menuturkan kasus tersebut dalam proses penyelidikan yang juga melibatkan ahli serta akademisi diantarany UI dan UGM.

Ia mengakui ada beberapa perbedaan pendapat terkait nilai jual objek pajak (NJOP).

Dimana, terdapat selisih dalam pembelian lahan dalam Sumber Waras, namun tidak sebesar temuan BPK sejumlah Rp191 miliar.

"Dalam waktu dekat inilah, apakah minggu depan atau minggu berikut, pokoknya sebelum hari raya," ujar Agus.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved