Warga Muslim yang Lagi Puasa Ini Donorkan Darah untuk Korban Pembantaian di Bar LGBT Amerika

"Ya, saya sedih, frustasi, dan marah. Orang itu mengaku Islam tapi melakukan hal yang sangat memalukan," kata Elawadi di jejaring sosial facebooknya.

Warga Muslim yang Lagi Puasa Ini Donorkan Darah untuk Korban Pembantaian di Bar LGBT Amerika
facebook/Mahmoud El Awadi
Screen shoot facebook Mahmoud El Awadi 

BANGKAPOS.com - Mahmoud El Awadi, seorang warga Muslim yang bermukim di Kota Orlando, Amerika Serikat mengaku sedih dan marah atas aksi terorisme yang terjadi di kotanya dan mengatasnamakan Islam.

"Ya, saya sedih, frustasi, dan marah. Orang itu mengaku Islam tapi melakukan hal yang sangat memalukan," kata Elawadi dalam unggahannya di jejaring sosial Facebook, seperti diberitakan laman People.

Omar Mateen (29), muslim keturunan Afganistan, membantai pengunjung bar LGBT Pulse, Orlando, Florida, Minggu (12/6/2016). Sebanyak 50 orang tewas, termasuk Mateen dan puluhan lainnya terluka.

Pada hari Minggu, El Awadi menayangkan komentarnya di FB itu bersama dengan foto lengannya, saat mendonorkan darah.

BACA: NEWS VIDEO: INI MOTIF OMAR MATEEN MEMBANTAI 50 ORANG DI BAR LGBT AMERIKA

Foto aksi donor darah El Awadi untuk korban penembakan di kelab malam Pulse, Orlando itu pun seketika menjadi viral.

El Awadi dalam bagian lain komentarnya menyebut, aksi ini adalah bentuk perlawanan atas kekerasan yang dilakukan Mateen.

"Komunitas kami di Florida sangat kecewa. Meski begitu, mari kita bersatu dengan meletakkan warna kulit, agama, suku, orientasi seksual, pandangan politik, ke dalam satu kesatuan. Mari kita bersatu melawan mereka yang mencoba melukai kita," tulis Al Awadi.

BACA: NEWS VIDEO: PASCASERANGAN OMAR MATEEN KE BAR LGBT RIBUAN WARGA RELA ANTRE DONORKAN DARAH

Halaman
12
Editor: Idandi Meika Jovanka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved