Ratna Sarumpaet: KPK versi Sekarang Sangat Lemah, Dipilih dari Proses yang Buruk

Ratna Sarumpaet menegaskan KPK sangat lemah lantaran menyebut tidak menemukan perbuatan melawan hukum dalam kasus pembelian

Ratna Sarumpaet: KPK versi Sekarang Sangat Lemah, Dipilih dari Proses yang Buruk
YOUTUBE
Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yurike Budiman

BANGKAPOS.COM, JAKARTARatna Sarumpaet menegaskan KPK sangat lemah lantaran menyebut tidak menemukan perbuatan melawan hukum dalam kasus pembelian lahan RS Sumber Waras.

"Kalau menurut KPK tidak ada perbuatan yang melanggar hukum itu tidak berarti Ahok tidak tersangka, kan? KPK kita yang sekarang ini memang lemah, versi sangat lemah," kata Ratna saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (14/6/2016) malam.

Menurutnya, para komisioner KPK dipilih dengan proses yang buruk.

"Cara pemilihannya juga tidak berdasarkan pemikiran profesional, lalu mendapatkan komisioner-komisioner yang seperti kita lihat sekarang," tuturnya.

Selain lemah, Ratna menilai KPK mendapatkan tekanan saat menyelidiki kasus yang sempat menyeret nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Tekanan dari para penguasa yang sedang menguasai Republik ini, menguasai ekonomi, ya itu kan kita tahu itu bukan rahasia umum lagi, rakyat kecil pun tahu," ungkap aktivis HAM sekaligus penulis naskah tersebut.

Ratna menduga KPK mendapat tekanan dari berbagai penjuru.

"Mungkin dari istana, mungkin dari mana-mana. Ini memang kekalahan Indonesia dalam penegakan hukum tapi tidak berarti otomatis membuktikan Ahok tidak korupsi," pungkasnya.

Ia berharap pernyataan Agus Rahajo bisa dijelaskan di depan publik.

"Itu kan enteng banget, sangat tidak bertanggung jawab statement seperti itu dia harus jelaskan kepada publik," ujar ibu dari aktris Atiqah Hasiholan itu.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved