Verianto dan Nopranto Timbun Solar Subsidi Untuk Dijual ke Nelayan

Kedua pelaku ini, biasa mengambil alias ngerit solar di Pelabuhan Perikanan tersebut, setiap mendapat pesanan dari sejumlah orang.

Verianto dan Nopranto Timbun Solar Subsidi Untuk Dijual ke Nelayan
bangkapos.com/Disa Aryandi
Puluhan derigen solar, Selasa (14/6) ketika diamankan oleh Polres Belitung, akibat melakukan kegiatan illegal oil. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Dua pelaku tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) berjenis solar, Selasa (14/6) kemarin diungkap oleh satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Belitung.

Dua orang pelaku bernama Verianto (35) dan Nopranto (36), lantas digelandang oleh polisi.

Kedua pria itu mendapatkan solar tersebut dari Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan.

Mereka lantas, mengangkut ratusan liter solar bersubsidi khusus untuk nelayan tersebut dengan menggunakan sebuah mobil Avanza BN 1068 WL.

Verianto mengatakan, berencana untuk mengangkut solar tersebut sebelum ditangkap, menuju kediamannya terletak di Jalan Hasyim Idris, Kelurahan Pangkallalang, Kecamatan Tanjungpandan.

Selanjutnya solar itu, bakal dijual kembali kepada pemilik-pemilik toko kelontong.

"Mau dibawa ke rumah. Tidak untuk apa-apa, cuma untuk jual ke toko-toko saja, dan biasa mengisi pesanan orang," ucap Verianto kepada Pos Belitung, Selasa (14/6).

Kedua pelaku ini, biasa mengambil alias ngerit solar di Pelabuhan Perikanan tersebut, setiap mendapat pesanan dari sejumlah orang.

Kegiatan itu, telah lama dilakukan oleh mereka secara bersama-sama.

"Tapi tidak setiap hari ngambil solar di situ, cuma sesekali saja ketika ada pesanan orang. Kalau tidak ada yang mesan, ya tidak," kata Verianto.

Polisi menciduk dua orang tersebut di Jalan Dok, Kelurahan Kota sekitar pukul 12.00 WIB.

Ketika itu, kedua pelaku sedang mengendarai mobil, dengan membawa BBM berjenis solar diduga Ilegal.

Aktivitas pengangkutan solar ilegal tersebut, tercium oleh aparat kepolisian setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

Informasi itu menyebutkan, bahwa sering terjadinya pengangkutan solar ilegal, diruas jalan tersebut.

"Sewaktu diperiksa semua nya, ternyata ditemui puluhan derigen yang berisikan solar ada didalam mobil itu. Ketika diperiksa izin mereka, tidak ada" kata Kabag Ops Polres Belitung, Kompol Siswo Dwi Nugroho seizin Kapolres Belitung, AKBP Sunandar kepada Pos Belitung, Selasa (14/6). (N3)

Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help