Aktifitas Bongkar Muat di Pangkalbalam Masih Normal

Aktifitas bongkar muat barang di pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang masih normal.

Aktifitas Bongkar Muat di Pangkalbalam Masih Normal
bangkapos.com/Yudistira Gatra Praja
Suasana aktifitas bongkar muat di pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Kamis (16/6/2016). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Yudistira Gatra Praja

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Aktifitas bongkar muat barang di pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang masih normal.

Terlihat operasional pada Kamis (16/6/2016) siang, para Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) masih bisa bersantai dibawah alat berat (Kran), milik Pelindo, Pangkalbalam.

"Kondisi bongkar muat masih normal dek, belum banyak muatan mau di bongkar. Ini juga baru masuk satu kapal milik Ekpedisi. Biasa muatan kapal datang mulai banyak itu, kalau udah mau dekat-dekat lebaran," kata Herman, buruh TKBM Pangkalbalam kepada bangkapo.com, saat menunggu giliran melakukan bongkar muat, Kamis (16/6/2016).

Warga Kelurahan Gabek, Pangkalpinang ini, mengaku hasil dari pendapatan sebagai buruh itu tidak menentu. Namun biasanya berpenghasilan ia dapat Rp 400.000 setiap bongkar satu kapal sampai selesai bersama buruh lainnya.

Buruh yang sudah 14 tahun bekerja membanting tulang demi keluarganya ini, menjelaskan muatan dalam satu kapal itu keroyokan bersama buruh lainnya, bisa selama satu-tiga hari menyelsaikan bongkar muatan. Yakni tergantung dengan barang muatan kapalnya.

"Begini lah bekerja seperti ini (buruh), tapi ya, memang sudah tugas dan tanggung jawab saya sebagai kepala keluarga, mencari uang untuk keperluan anak, Istri. Mau gimana lagi, banting tulang ini lah," ungkapnya.

Penulis: Yudistira Gatra
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved