Menakutkan, Begini Gambaran Dahsyatnya Siksa Neraka dalam Alquran

Seandainya Allah tampakkan neraka kepada kita, pasti kita tidak akan pernah tersenyum, tertawa, bahagia selama-lamanya.

Menakutkan, Begini Gambaran Dahsyatnya Siksa Neraka dalam Alquran
http://wahdah.or.id
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Jika kita ditanya, “apakah Anda takut dimasukkan ke neraka?” Kita pasti menjawab, “ya”. Seratus persen akan menjawab, “Aku takut masuk neraka, aku tidak sanggup masuk neraka.”

Tapi seringnya, pengakuan itu hanya terucap pada lisan saja. Nyatanya kita mengaku takut akan masuk neraka, tetapi berani melakukan amalan-amalan yang menjerumuskan ke neraka.

Seandainya Allah tampakkan neraka kepada kita, pasti kita tidak akan pernah tersenyum, tertawa, bahagia selama-lamanya.

Karena betapa dahsyatnya siksa neraka. Neraka adalah seburuk-buruk tempat kembali di akhirat. Allah Ta’ala berfirman,

“Dan orang-orang yang berkata “ Ya Tuhan kami, jauhkan adzab Jahannam dari kami, sesungguhnya adzabnya itu adalah kebinasaan yang kekal. Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman” (QS. Al Furqan: 65-66)

Renungilah akan hal ini, apakah kita tidak takut masuk kedalam golongan Ahlun Nar?

Apakah kita tidak takut api yang panasnya tujuh puluh kali lipat panasnya dibanding api yang paling panas di dunia menyentuh kulit kita?

Sampai kapan kita terus melakukan amalan-amalan yang mendekatkan diri kita kepada neraka?

Kita mengaku takut kepada neraka, tetapi sikap kita justru ingin masuk neraka. Na’udzubillah. Jagalah diri kita dari api neraka. Takutlah kepada neraka yang isinya siksa Allah dan kemurkaan-Nya.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak pernah mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkannya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan" (QS. Al- Tahrim: 6)

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help