Breaking News

Ded Dibacok, Warga Koba Tuntut Satpam Koba Tin Diberhentikan

Puluhan warga Koba berkumpul di halaman kantor DPRD Bangka Tengah.

Ded Dibacok, Warga Koba Tuntut Satpam Koba Tin Diberhentikan
bangkapos.com/Riski Yuliandri
Rombongan warga saat berdiskusi sambil menunggu anggota dewan menemui mereka di depan halaman kantor DPRD bateng. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Riski Yuliandri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Puluhan warga Koba berkumpul di halaman kantor DPRD Bangka Tengah. Kedatangan mereka untuk menuntut agar seluruh satpam PT Koba Tin diberhentikan.

Hal tersebut menjadi tuntutan warga karena salah satu warganya, Ded menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh oknum satpam saat memasuki area PT Koba Tin.

Salah satu warga, Marwan mengatakan Ded sempat dibacok oleh salah satu satpam hingga empat kali dan mendapat 50 jahitan dibagian punggung, tangan dan dadanya.

"Dibacoknya di oskar lima (pos satpam pt koba tin) jam dua siang kemarin, padahal saat satpam itu sedang tidak bertugas. Disana juga ada kepala satpam dan anggota polisi," ungkapnya, Kamis (23/6/2016).

Meski pelaku pembacokan tersebut sudah ditahan oleh pihak polres bateng, warga tetap tidak terima atas perlakuan tersebut.

"Mereka tidak berhak main hakim sendiri, apa lagi saat itu Ded membuat pernyataan tidak akan masuk tanpa izin, tapi mengapa tiba-tiba dibacok dari belakang," tambah Marwan.

Penulis: Riski Yulianri
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved