Juni 2016, Tanjungpandan Inflasi 1,46 Persen

BPS Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Babel, di bulan Juni 2016, Tanjungpandan mengalami inflasi 1,46 persen, atau terjadi kenaikan Indeks ...

Juni 2016, Tanjungpandan Inflasi 1,46 Persen
finansial.bisnis.com
ilustrasi 

Laporan wartawan Pos Belitung Novita

BANGKAPOS.COM, TANJUNGPANDAN -- Hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), di bulan Juni 2016, Tanjungpandan mengalami inflasi 1,46 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari pada 128,44 Mei 2016 menjadi 130,32 pada Juni 2016.

Sementara itu, tingkat inflasi tahun kalender 1,86 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2016 terhadap Juni 2015) sebesar 3,50 persen.

Siaran pers dari BPS Kabupaten Belitung yang diterima posbelitung.com, Jumat (1/7) menyebutkan Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada seluruh kelompok pengeluaran. Yakni kelompok bahan makanan sebesar 3,56 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 1,39 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,37 persen; kelompok sandang sebesar 0,82 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,37 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,09 persen; serta kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,12 persen.

Beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga antara lain, ikan kembung, ikan kerisi, rokok kretek filter, wortel, cumi-cumi, ikan bulat, ayam goring, kain gorden, dan nasi dengan lauk.

Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga pada Juni 2016 antara lain, daging ayam ras, sayur kacang panjang, sawi hijau, telepon seluler, gula pasir, terong panjang, air kemasan, cabai merah, buah anggur dan ikan asin belah.

Seluruh kelompok pengeluaran memberikan sumbangan terhadap inflasi pada Juni 2016, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 1,00 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,29 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,09 persen; kelompok sandang sebesar 0,06 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,01 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,005 persen; serta kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen. (*/vid)

Penulis: Novita
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved