Isi Akhir Ramadan, Dedy Yulianto Gelar Sunatan Massal

Sebanyak 35 orang anak Dusun Kayu Arang Desa Cit Riau Silip Kabupaten Bangka dan sekitarnya mengikuti kegiatan sunatan massal

Isi Akhir Ramadan, Dedy Yulianto Gelar Sunatan Massal
IST
Wakil Ketua DPRD Babel Dedy Yulianto melihat anak yang dikhitan, Sabtu (2/7/2016) Sabtu (2/7/2016) di Mushola Nurul Jannah Dusun Kayu Arang Desa Cit Riau Silip Kabupaten Bangka.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pada momen Bulan Suci Ramadan ini, Wakil Ketua DPRD Babel Dedy Yulianto tidak hanya memberikan santunan kepada para anak-anak yatim piatu di Kabupaten Bangka, namun juga mengelar sunatan massal, Sabtu (2/7/2016) di Mushola Nurul Jannah Dusun Kayu Arang Desa Cit Riau Silip Kabupaten Bangka.

Sebanyak 35 orang anak Dusun Kayu Arang Desa Cit Riau Silip Kabupaten Bangka dan sekitarnya mengikuti kegiatan sunatan massal tersebut.

Kegiatan ini digelar oleh politisi dari Partai Gerindra ini karena adanya permintaan dari Masyarakat Dusun Kayu Arang Desa Cit Riau Silip Kabupaten Bangka yang meminta dilaksanakan sunatan massal. Apalagi masih banyak anak di desa tersebut belum dikhitan.

"Kegiatan ini sudah lama akan kita gelar sebelum ramadhan, tapi mengingat banyak kegiatan lainnya, baru sekarang kita laksanakan," ungkap Dedy kepada bangkapos.com.

Menurutnya kegiatan ini untuk membantu masyarakat kurang mampu.

"Mudah-mudah setelah dikithan anak-anak tersebut nantinya menjadi anak yang soleh, dapat membahagiakan, membanggakan bagi keluarganya," harap Dedy.

Usai dilakukan khitanan, Dedy, secara simbolis menyerahkan baju muslim berserta kain sarung dan juga uang santunan kepada anak-anak yang ikut khitanan masal tersebut.

"Kita berikan hadiah kepada anak-anak yang sudah ikut khitanan, agar nantinya anak-anak yang lain juga mau," kata Dedy.

Basimah, orang tua anak yang ikut sunatan massal, mengucapkan terima kasih kepada Dedy Yulianto yang telah mengelar kegiatan sunatan massal. Warga Dusun Kayu Arang Desa Cit ini mengatakan, sangat terbantu adanya kegiatan khitanan massal ini.

"Kalau mau ke rumah sakit atau ke dokter untuk mengkhitankan anaknya biaya cukup mahal. Kita berterima kasih, dengan kegiatan khitanan di desa kami, dan kami sangat terbantu semoga kegiatan seperti ini akan terus berlanjut di tahun yang akan datang," ungkap Basimah.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved