Waduh, Makanan Anak-anak Ini Diduga Mengandung Bahan Peledak

Orangtua lebih berhati-hati dalam memilih makanan untuk anak-anak karena ada makanan yang mengandung bahan peledak.

Waduh, Makanan Anak-anak Ini Diduga Mengandung Bahan Peledak
HANDOVER
Cemilan anak jenis Jelly Gummy Candy Lunch Box diduga mengandung bahan peledak.

BANGKAPOS.COM - Orangtua lebih berhati-hati dalam memilih makanan untuk anak-anak. Kenali lebih dahulu jenis bahan dan manfaat dari makanan tersebut sebelum membelinya.

Faktanya, ada makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya, bahkan mengandung bahan peledak.

Seperti baru-baru ini ditemukan cemilan anak mengandung bahan peledak oleh Tim Pengamanan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Penemuan ini melalui patroli rutin Petugas gabungan di Bandara Sultan Hasanuddin, Jumat (8/7/2016) di sekitar make up baggage area.

Dalam patroli itu menemukan Cemilan anak jenis Jelly Gummy Candy Lunch Box diduga mengandung bahan peledak di dalam sebuah mobil box yang terparkir di Service Road depan Make up Baggage Area

Dikutip dalam web resmi Sultan Hasanuddin Internasional Airport (SHIAM) (http://sultanhasanuddin-online.blogspot.co.id/2016/07/gummy-candy-guncangkan-shiam.html), Cemilan Jelly ini tidak lolos pendeteksi bahan peledak petugas pengamanan.

Penemuan ini pun sempat menggegerkan para petugas pengamana bandara.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan secara manual, termasuk pemeriksaan menggunakan x-ray, barang yang dicurigai tersebut memiliki kandungan bahan peledak jenis HTMD ini dipastikan tidak berbahaya.

Adapun barang yang dicurigai dimaksud merupakan kandungan bahan makanan jenis jelly yang merupakan lunch box yang akan dijual dalam penerbangan Sriwijaya Air.

"Makanan ringan, buat cemilan anak-anak, semacam jelly gitu" jelas General Manager SHIAM, Akhmad Munir dikutip dalam web resmi Sultan Hasanuddin Internasional Airport (SHIAM)

Lebih lanjut di Jelaskan, Bahan makanan yang dijual seharga Rp 20.000,- per set ini mengandung beberapa zat kimia yang apabila dicampurkan dengan bahan lainnya dapat menjadi bahan peledak yang berbahaya.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help