Pertarungan Dua Maskot di Final Piala Eropa 2016

Prancis berusaha menyamai Spanyol dan Jerman sebagai tim terbanyak juara Euro, tiga kali juara.

Pertarungan Dua Maskot di Final Piala Eropa 2016
HARIAN SUPER BALL
Harian Super Ball edisi Minggu (10/7/2016) halaman 1 

BANGKAPOS.COM - Final Euro 2016, Senin (11/7/2016) dini hari WIB, tidak hanya menjadi pertarungan Portugal dan tuan rumah Prancis, melainkan juga adu gengsi antara maskot kedua tim.

Prancis berusaha menyamai Spanyol dan Jerman sebagai tim terbanyak juara Euro, tiga kali juara.

Portugal berupaya menggapai gelar di turnamen utama kali pertama sejak menjadi juara Piala Dunia setengah abad silam.

Tetapi, final Euro edisi ke-15 di Stade de France dini hari nanti juga akan menjadi ajang adu gengsi maskot kedua tim.

Sama-sama mengenakan jersey nomor 7, Cristiano Ronaldo atau Antoine Griezmann akan menorehkan sejarah jika mengantarkan negara mereka menjadi juara.

CR7--julukan Cristiano Ronaldo--menangis setelah kekalahan 0-1 dari Yunani pada final Euro 2004. Ketika itu usianya 19 tahun dan kali pertama tampil di Euro.

Di usianya yang kini 31 tahun, CR7 menyadari sekarang saat tepat bagi dia menjadi juara bersama Portugal.

Di level klub dan personal, CR7 bergelimang gelar. Tambahan satu gol dalam final dini hari nanti akan menahbiskan dia sebagai top scorer sepanjang masa Euro. Saat ini, dia mengoleksi sembilan gol, sama dengan jumlah gol legenda Prancis, Michel Platini.

Tetapi, belum satu kali pun Ronaldo mempersembahkan trofi juara untuk negaranya. Gelar juara Euro 2016 bisa jadi pelengkap gelar 'Prince of Euro' bagi Ronaldo, dan juga mengakhiri perdebatan tentang siapa pesepak bola terbaik di planet Bumi, Ronaldo atau Lionel Messi.

"Saya sudah memenangi semuanya di level klub. Tapi, saya selalu bermimpi memenangkan trofi untuk Portugal. Saya berharap sekarang giliran kami menjadi juara," ujarnya.

Pemain bintang klub Real Madrid ini mengakui Prancis favorit. "Tetapi, saya memiliki keyakinan kali ini akan menjadi pertama kalinya Portugal menjadi juara Euro," tegasnya.

Griezmann pun pernah menangis. Dia menangis ketika Prancis tersingkir setelah dikalahkan Jerman pada perempat final Piala Dunia 2014.

Dia juga nyaris menangis lagi enam pekan silam, setelah Atletico Madrid kalah oleh CR7 dan Real Madrid pada final Liga Champions.

Di Euro 2016, Griezmann merupakan debutan. Tapi, pemain berusia 25 tahun ini adalah top scorer dengan koleksi enam gol. Griezmann tentu ingin mengikuti jejak Platini.

Platini meraih Sepatu Emas, lambang supremasi pencetak gol terbanyak, sekaligus mengangkat trofi Euro saat Prancis menjadi tuan rumah pada 1984.

Editor: edwardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help