Manusia Emas, Rentenir Pemilik Baju dari 3 Kg Emas Ini Dibunuh di Depan Anaknya

Seorang pria India, pemilik kemeja yang paling mahal di dunia yang terbuat dari 3 kg emas, tewas dianiaya, Kamis (14/7/2016) malam.

Manusia Emas, Rentenir Pemilik Baju dari 3 Kg Emas Ini Dibunuh di Depan Anaknya - manusia-emas1_20160716_022659.jpg
BBC
Datta Phuga pemilik baju emas
Manusia Emas, Rentenir Pemilik Baju dari 3 Kg Emas Ini Dibunuh di Depan Anaknya - manusia-emas_20160716_022224.jpg
BBC
Datta Phuge memamerkan pakaian emasnya

BANGKAPOS - Seorang pria India, pemilik kemeja yang paling mahal di dunia yang terbuat dari 3 kg emas, tewas dianiaya, Kamis (14/7/2016) malam.

Datta Phuge (48) menjadi terkenal karena membeli kemeja emas bernilai 250.000 dolar AS setara Rp 3,2 miliar.

Rentenir yang tinggal di Pune Barat, digelari manusia emas.

Polisi menahan empat orang untuk diinterogasi. Polisi menduga pembunuhan si manusia emas ini akibat pertikaian soal uang.

Polisi mengatakan telah menahan 12 orang tersangka menyerang Phuge, di Pune, Kamis malam.

Seorang tersangka telah mengundang Phuge dan putranya berusia 22 tahun untuk merayakan ulang tahun di sebuah ruang terbuka di kawasan Dighi ketika pelaku menyerang dia memakai batu dan senjata tajam.

Polisi mengatakan anak Phuge menyaksikan ayahnya dibunuh, tapi dianggap tidak terlibat dalam pembunuh ini.

"Namun, kami sedang menyelidiki bagaimana Phuge tiba ruang terbuka di mana dia dibunuh," kata Inspektur Navnath Ghogare dari Kepolisian Dighi pada kantor berita Press Trust of India.

Phuge sering memakai emas di sekujur tubuhnya: jari, leher, dan pergelangan tangan.

"Beberapa orang bertanya kenapa aku memakai begitu banyak emas, tapi itu impian saya. Orang-orang memiliki keinginan berbeda. Beberapa orang elite ingin memiliki sebuah Audi atau Mercedes, dan memiliki mobil besar. Saya memilih emas," katanya kepada BBC pada 2013.

Editor: Idandi Meika Jovanka
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved