GP Jerman

Rossi Bisa Hentikan Si Raja Sachsenring Marc Marquez Jika Syarat Ini Terpenuhi

"Masalah kami adalah bahwa pilihan ban kompon lunak tetap saja itu terlalu keras. Terutama saat suhu dingin, ban jadi tidak berfungsi maksimal.''

Rossi Bisa Hentikan Si Raja Sachsenring Marc Marquez Jika Syarat Ini Terpenuhi
twitter/motogp
Marquez dan Rossi usai kualifikasi GP Jerman 

BANGKAPOS.com - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, punya peluang memenangi balapan GP Jerman di Sachsenring, Minggu (17/7/2016) sekaligus menghentikan Si Raja Sachsenring, Marquez'>Marc Marquez.

Rossi akan mengisi baris terdepan start bersama Hector Barbera (Avintia Racing) dan pole-sitter Marquez'>Marc Marquez (Repsol Honda).

"Dalam kondisi normal, saya rasa kami bisa bersaing, kami bisa membalap dengan bagus. Namun, jika melihat kondisi sesi latihan, Marquez sedikit lebih cepat, jadi akan sulit," kata Rossi setelah sesi kualifikasi, Sabtu (16/7/2016).

"Pertanyaan yang lebih besar untuk semua orang adalah soal cuaca karena semua orang mengatakan bahwa cuaca besok (Minggu) akan menyerupai kemarin (Jumat)," ujarnya lagi

Yamaha mengalami kesulitan pada hari pertama GP Jerman, Jumat (15/7/2016). Tidak ada satu pun pembalap Yamaha yang masuk 10 besar pada sesi latihan bebas kedua. Sesi latihan bebas pertama tidak bisa berlangsung normal karena hujan.

BACA JUGA: CANTIK DAN SEKSINYA QANDEEL BALOCH KIM KADARSHIAN PAKISTAN YANG DIBUNUH ABANG KANDUNGNYA

Pada hari kedua, Sabtu, dengan suhu 40 derajat celcius atau jauh lebih hangat dibanding 19 derajat Celcius pada Jumat, kecepatan para pebalap Yamaha banyak mengalami peningkatan.

"Sejujurnya, jika saat balapan nanti sangat, sangat dingin, kami dalam masalah besar karena kami tidak bisa memacu motor (dengan baik)," ujar pebalap berjulukan The Doctor tersebut.

"Dan jika balapan basah, itu akan jadi pertanyaan besar bagi semua orang. Kami akan memulai balapan dari nol karena kami tidak tahu apakah kami kompetitif atau tidak," ujarnya menambahkan.

Halaman
123
Editor: Idandi Meika Jovanka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help