GP Jerman

Rossi Salah Strategi, Marquez Tak Terbendung Raih Kemenangan Ketujuh di GP Jerman

Rossi tidak mematuhi instruksi timnya, secepatnya mengganti motornya, seperti yang dilakukan Marquez

Rossi Salah Strategi, Marquez Tak Terbendung Raih Kemenangan Ketujuh di GP Jerman
twitter/motogp
Selebrasi Marquez setelah menang tujuh kali beruntun di GP Jerman 

BANGKAPOS.com - Pembalap Repsol Honda, Marquez'>Marc Marquez, tak terbendung di Sachsenring setelah finis pertama di GP Jerman,Minggu (17/7/2016).

Si Raja Sirkuit Sachsenring ini finis mencatat kemenangan ketujuh secara beruntun. Sebelumnya Marquez menang di kelas 125cc (2010), Moto2 (2011, 2012), dan MotoGP (2013-2016).

Posisi kedua ditempati pembalap LCR Honda Cal Crutchlow posisi ketiga milik pembalap Ducati Andrea Dovizioso.

Sedangkan Rossi yang sebenarnya berpeluang finis podium, hanya menempati urutan kedelapan. Ini terjadi karena Rossi tidak mematuhi instruksi timnya, secepatnya mengganti motornya, seperti yang dilakukan Marquez.

Tim Rossi sempat melampiaskan kekecewaannya karena Rossi terlalu lama mengganti motor hingga terlempar dari jajaran lima besar.

 Marquez sempat tersisih di luar lima besar, tetapi akhirnya berhasil kembali ke depan dan memenangi balapan.

Dari grid ketiga, Valentino Rossi (Movistar Yamaha) melakukan start dengan baik. Dia melewati Hector Barbera (Avintia) dan pole-sitter Marquez untuk memimpin balapan.

Pada lap ketiga, Rossi kehilangan posisinya setelah terlewati Dovizioso. Tak lama berselang, dia turun lagi ke posisi ketiga setelah dilewati Danilo Petrucci (Octo Pramac).

Pada lap berikutnya, Petrucci berhasil melewati Dovizioso untuk memimpin balapan. Rossi, Marquez, dan Jack Miller (Marc VDS) menyusul di belakang mereka.

Pada lap keenam, Miller naik ke urutan keempat dengan melewati Marquez. Memasuki lap ke-9, Marquez kehilangan posisi kelima karena dilewati Barbera.

Halaman
123
Editor: Idandi Meika Jovanka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved