30 Anak Kopassus Jadi Korban Vaksin Palsu

Kopassus pun memberikan imunisasi ulang kepada puluhan putra dan putri prajuritnya yang menjadi korban vaksin palsu.

30 Anak Kopassus Jadi Korban Vaksin Palsu
Tribun Jateng
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Anak-anak dan balita korban vaksin palsu terus bertambah.

Sebanyak 30 anak anggota Kopassus ikut menjadi korban vaksin palsu.

Kopassus pun memberikan imunisasi ulang kepada puluhan putra dan putri prajuritnya tersebut.

"Ada beberapa anak anggota Kopassus yang kebetulan melaksanakan vaksin di sekitar Cijantung," kata Danjen Kopassus Mayjen TNI M Herindra, di Markas Kopassus, di Cijantung, Senin (18/7/2016).

"Intinya begini ya, mungkin anggota tidak tahu, karena di situ rumah sakit cukup bagus waktu itu," ujarnya.

Vaksin ulang dilakukan atas perintah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Alasan kenapa digelar di markas Kopassus, lantaran banyak anak prajurit yang menjadi korban.

Kopassus menggandeng Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) untuk melakukan vaksin ulang. Herindra menegaskan, vaksin ulang tidak dipungut biaya, alias gratis.

"Kami vaksin ulang, anak anggota kami ada sekitar 30 orang, dari TNI memberikan semacam perhatian. Akan diberikan secara gratis," kata Herindra.

Ia pun meminta agar anggota korps baret merah untuk tidak risau karena pihaknya akan terus memantau perkembangan putra-putri mereka yang diberi vaksin ulang.

"Ini antisipasi saja, kami aksi saja. RSPAD ada vaksin lebih, kepada putra Kopassus tidak usah galau," tuturnya.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved