Beginilah Cerita Tali Pusar Bayi Jokowi yang Dipotong Pakai Pisau Berkarat

"Saya lahiran sendirian. Ngga dibantu siapa-siapa. Di pinggiran tembok ada pisau berkarat. Saya potong tali pusar pakai pisau itu,"

Beginilah Cerita Tali Pusar Bayi Jokowi yang Dipotong Pakai Pisau Berkarat
Tribun Jateng/Galih Permadi
Wakil Wali Kota Semarang mengunjungi bayi yang bernama Jokowi di Candisari RT 03 RW 08. Bayi tersebut merupakan hasil hubungan Heni dan Agung yang merupakan gelandangan dan tukang sampah. Lantaran agung emosional , Pemerintah berupa mengadopsi bayi tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

BANGKAPOS.COM, SEMARANG -- Heni Aprianti (50) selalu tertawa sebelum menjawab pertanyaan Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu yang mengunjungi rumahnya di Kampung Candisari RT 3 RW 8, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Semarang, Rabu (20/7).

BACA: Donald Trump Selalu Gunakan 'We Are The Champions', Queen Pun Frustrasi

Heni baru saja melahirkan bayi laki-laki hasil hubungan gelap dengan Agung Slamet Prasetyo (50), Rabu (6/7) lalu.

"Putrane jenenge sapa?," tanya Ita, sapaan akrab Hevearita. "Hehe. Dereng wonten. Tapi mas Agung pengen e jenenge Bobby Nugroho. Nek kulo pengen e Jokowi ben dadi presiden," kata Heni yang disambut tawa Ita dan rombongan.

BACA: Inilah 'Si Pembunuh' R25 dan Ninja 250 dari Honda yang Bakal Lahir Pekan Depan

"Ya sudah Jokowi saja namanya," celetuk Ita.

Keseharian Heni sebagai gelandangan dan pengemis, sedangkan Agung sebagai tukang sampah di sebuah restoran tak jauh dari rumahnya.

BACA: Akhirnya, BR-V Pun Mengalah Buat Brio

Keduanya menurut penuturan kakak Agung, Junaidi Ariyanto mengalami gangguan psikologis.

Halaman
1234
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved