Usai Cuti Mantan Bendahara Bansos Langsung Diperiksa Jaksa

SP, mantan Bendahara Dana Bantuan Sosial DPPKAD Kabupaten Bangka menjalani pemeriksaan Kejaksaan.

Usai Cuti Mantan Bendahara Bansos Langsung Diperiksa Jaksa
Bangkapos.com/Dok
Kepala DPPKAD Kabupaten Bangka Iwan Hindani

Menurutnya, yang dimintai keterangan oleh pihak kejaksaan yakni dirinya selaku kepala DPPKAD, kabid perbendaraan, kasubag keuangan, dan selebihnya Staf KUPT DPPKAD Sungailiat.

"Diperiksa terkait pos bantuan ini. KUPT ikut juga membantu menyalurkan ke orang yang terkena musibah," ungkap Iwan.

Disinggung mengenai adanya pemalsuan tandatangan, ia menyebutkan itu merupakan proses hukum yang menjadi kewenangan kejaksaan.

Dia juga tidak bisa membeberkan berapa besar dana bansos yang diduga diselewengkan berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, karena laporan keuangan itu diberikan ke Bupati, Inspektorat dan DPRD Kabupaten Bangka.

"Hasilnya terbuka tetapi kami tidak bisa membuka hasil pemeriksaan BPK itu karena itu di inspektorat jangan sampai salah bicara," jawab Iwan.

Ditegaskannya, tidak ada upaya dari pihak DPPKAD untuk melindungi SP karena jika di depan hukum semua sama kalau terkait persoalan hukum.

"Di mata hukum semuanya sama," tegas Iwan.

Menurut Iwan, semuanya diserahkan pada proses hukum yang berlaku dimana mereka tidak bisa menginterversi.

Diakuinya dugaan adanya penyelewengan dana bansos ini dari hasil audit BPK. Setiap tahun memang BPK memberikan opini atau penilaian terhadap laporan keuangan pemerintah daerah.

"Dalam pemeriksaan itulah mereka menemukan di pos bantuan ada hal seperti itu," kata Iwan.

Halaman
123
Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved