Ancam Tebas Leher Wartawan, Bupati Belitung Dilaporkan ke Polisi

Buat Berita Negatif, Demi Allah Kutebas, Kupisahkan Lehernya

Ancam Tebas Leher Wartawan, Bupati Belitung Dilaporkan ke Polisi
Posbelitung.com/Wahyu Kurniawan
Bupati Belitung Sahani Saleh 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Bupati Belitung, Sahani Saleh dan Ketua Pokja Wartawan Belitung, Fitriadi nyaris terlibat adu jotos, Selasa (26/7) di depan ruang kerja bupati.

Kondisi ini dipicu persoalan proyek pekerjaan jalan di Pulau Mendanau.

Kedatangan Fitriadi atau yang akrab disapa Piping bersama rekan-rekan Pokja, bertujuan untuk mengklarifikasi pernyataan Bupati yang menyebut namanya meributkan proyek tersebut.

"Niat kami sebenarnya ingin menclearkan masalah ini dengan beliau. Tapi kenyataannya berbeda, malah kami ditantang," ujar Piping kepada Pos Belitung.

Suasana di depan ruang tunggu Kantor Bupati Belitung seketika menjadi panas saat Sanem tiba. Bahkan Sanem langsung mendatangi Piping dengan nada tinggi.

"Mana-mana wartawan," ujarnya berkali-kali sembari mendatangi Piping.

Untungnya, saat kejadian tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Taufik Rizani datang melerai dibantu petugas Satpol PP dan pegawai di sekitar ruangan.

Beberapa wartawan yang hadir langsung mengabadikan momen tersebut lewat kamera handphone masing-masing. Akhirnya suasana reda ketika Piping meninggalkan lokasi tersebut.

Sanem mengaku marah karena proyek pembangunan jalan di Pulau Mendanau dipersoalkan oleh LSM dan wartawan.

Ia menyebut sudah mengantongi nama-nama wartawan dan LSM yang meminta uang kepada pengusaha yang ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved