Polisi Penuhi Petunjuk Jaksa di Kasus Ayah Setubuhi Putri Kandung

tersangka penyetubuh putri kandung asal Rambak Sungailiat Bangka itu, akan diadili ketika proses penyidikan sudah rampung.

Polisi Penuhi Petunjuk Jaksa di Kasus Ayah Setubuhi Putri Kandung
Bangkapos.com/Riyadi
Kabag Ops Polres Bangka Kompol RM Rajadewa

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Novriansyah alias Anca (31), masih mendekam di balik jeruji besi. Si tersangka penyetubuh putri kandung asal Rambak Sungailiat Bangka itu, akan diadili ketika proses penyidikan sudah rampung.

Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kabag Ops Kompol RM Rajadewa, Kamis (28/7/2016) memastikan perkara ini masih dalam tahapan penyidikan Unit PPA Satreskrim Polres Bangka.

Menurutnya, penyidik sudah pernah menyerahkan berkas hasil penyidikan ke penuntut umum kejaksaan di Kantor Kejari Bangka, beberapa waktu lalu.

"Berkas perkarana sudah penah dikirim ke jaksa beberapa waktu lalu," kata Rajadewa.

Berkas kemudian diperiksa oleh jaksa setempat. Namun beberapa waktu kemudian, jaksa mengembalikan berkas pekara, sekaligus memberikan petunjuk dalam tahapan P19 kepada penyidik kepolisian setempat. Petunjuk diberikan jaksa karena menilai berkas ini masih ditemukan beberapa kekurangan.

"Beberapa hari yang lalu ada petunjuk jaksa yang harus dilengkapi oleh penyidik," kata Rajadewa.

Penyidik pun kemudian melengkapi bekas, berdasarkan petunjuk yang sudah ada. Setelah selesai, berkas kembali dikirim penyidik ke jaksa untuk diteliti ulang.

"Dan berkas perkaranya sudah dikirim kembali ke jaksa. Saat ini berkas masih dalam proses penelitian JPU (jaksa penuntut umum Kejari Bangka -red)," tegas Rajadewa.

Dilansir sebelumnya disebutkan, ternyata robeknya selaput dara kemaluan Bunga, nama samaran bocah 3 tahun 6 bulan, beberapa waktu lalu, diduga karena ulah ayah kandungnya sendiri.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved