Beginilah Tanggapan Ahok Mengenai Lobinya ke Megawati Dianggap Gagal

Lobi yang dilakukan bakal calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ke Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dianggap...

Beginilah Tanggapan Ahok Mengenai Lobinya ke Megawati Dianggap Gagal
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menerima buku Megawati dalam Catatan Wartawan: Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat dari Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, di Gedung Arsip Nasional, Rabu (23/3/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Lobi yang dilakukan bakal calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ke Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dianggap telah menemui kegagalan.

Pendapat itu dilontarkan Wakil Sekjen PDI-P Ahmad Basarah. Saat dikonfirmasi, Ahok (sapaan Basuki) enggan menanggapi pernyataan Basarah.

"Tanya ama dia aja lah, kayaknya dia lebih tahu," kata Ahok di Balai Kota, Selasa (2/8/2016).

Ahok diketahui sempat berbicara dengan Mega pada Kamis (28/7/2016). Dalam pembicaraan yang dilakukan di dalam mobil dalam perjalanan menuju arena Rakernas Partai Golkar itu, Mega diketahui sempat menyatakan bahwa partainya memiliki mekanisme dalam menentukan bakal calon gubernur.

Mekanisme yang dimaksud itu adalah melalui penjaringan. PDI-P memang sedang mengadakan penjaringan sejak Mei lalu. Pada awalnya, ada 27 nama yang mendaftar.

Ke-27 nama itu telah mengikuti fit and proper test. Kini, penjaringan sudah menyisakan enam nama. Menurut Basarah, pernyataan Mega ke Ahok merupakan sinyal bahwa lobi Ahok telah gagal.

"Ini mengindikasikan bahwa lobi-lobi Ahok dengan melibatkan Jokowi sampai ngintilin satu mobil dengan Mega saat menghadiri Rapimnas Golkar tadi malam diduga telah menemui jalan buntu," kata Basarah ketika dihubungi, Jumat (29/7/2016).

Basarah menganggap pertemuan yang dilakukan di dalam mobil juga mengindikasikan Mega kurang berkenan membahas mengenai rencana pencalonan Ahok.

"Bu Mega kurang berkenan menerima kehadiran dan percakapan tentang kepentingan Ahok dalam pilkada DKI secara serius di rumah beliau atau di kantor DPP," ujar dia. 

Penulis : Alsadad Rudi

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved