BangkaPos/

Khawatir Pelayanan Mogok, RSBT Datangi Dinsosnaker Respon Tuntutan Pegawai

Direktur PT Rumah Sakit Bhakti Timah, Yenita mengaku akan segera merespon soal surat teguran keras

Khawatir Pelayanan Mogok, RSBT Datangi Dinsosnaker Respon Tuntutan Pegawai
Bangka Pos / Zulkodri
Direktur PT RSBT Pangkalpinang, Yenita

Laporan wartawan Bangka Pos, zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Direktur PT Rumah Sakit Bhakti Timah, Yenita mengaku akan segera merespon soal surat teguran keras yang akan dilayangkan oleh Dinsosnaker Kota Pangkalpinang ke pihak mereka,  Rabu (03/08/2016).

"Soal itu, akan segera kita perbaiki. Makanya kita rapat hari ini, untuk merespon masalah tersebut," ucapnya ketika ditemui dikantornya, Selasa (02/07/2016).

Saat disingung, apakah pihak PT RSBT akan mengabulkan empat item keinginan pekerja tersebut, Yenita belum bisa memastikan, sebab menurutnya hal tersebut, harus dikomunikasikan kembali.

"Kalau masalah itu, sudah kita tindaklanjuti, sudah kita sosialisasikan, cuma mungkin belum ke temu titik temunya. Nah sekarang kita sedang memperbaiki hal itu. Mungkin komunikasinya masih kurang, " ucapnya beralasan.

Sedangkan soal adanya ancaman akan mogok kerja massal, Yenita berharap hal itu tidak dilakukan lantaran akan menganggu pelayanan dirumah sakit tersebut.

"Saya sebagai orang tua sudah berkomunikasi dengan pihak SPSI dan berharap jangan dilakukan. Sebab kita ini, bergerak dibidang layanan. Jangan sampai menganggu masyarakat. Saya rasa mungkin pemikiran saya sama dengan SPSI, saya yakin mereka mengerti, insha Allah mohon doanya, mas juga mungkin tidak mau hal itu terjadi, " ucapnya.

Terpisah Kepala Dinsosbaker Kota Pangkalpinang, Mikron Antariksa ketika dikonfirmasi bangkapos.com, Selasa (02/07/2016) menegaskan, pihaknya tidak akan mencabut rencana mereka memberikan surat teguran keras kepada pihak RSBT Pangkalpinang.

Apabila tidak ada tanggapan jelas soal kesepakatan bersama antara kedua belah pihak yang telah mereka sepakati.

"Kalau sampai hari ini, tidak ada tangapan jelas, maka besok kita tetap layangkan surat teguran keras. Kita tidak mau janji saja, kita sudah berusaha menemukan dan mencari solusi keduanya. Tetapi sepertinya mereka berbelit-belit. Coba check ke Kabid saya apakah sudah ada tanggapan dari mereka, saat ini, saya sedang di Jakarta," ucapnya

Kabid Tenaga Kerja, Amrah Sakti ketika dikonfirmasi, mengaku pihak RSBT sudah mendatangi Kantor Dinsosnaker untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan.

"Tadi sudah ada tanggapan dari pihak RSBT. dirutnya sudah menemui kami untuk mengklarifikasi masalahnya. Mereka akan segera merespon ini ke pihak perusahaan, " ucapnya.

Apabila masalah ini belum ada penyelesaiannya, lanjut Amrah maka pihaknya akan meneruskan ke Pengadilan HI.

"Kalau juga belum ada penyelesaian kita sarankan ke pengadilah HI saja dan jika ada unsur pelanggaran lainnya akan kita berikan sanksi sesuai dengan UU Ketenagakerjaan yg berlaku baik sanksi pidana maupun administratif," tegasnya. (zky)

Penulis: zulkodri
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help